Tampilkan postingan dengan label BERITA MUSLIM DUNIA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BERITA MUSLIM DUNIA. Tampilkan semua postingan

Alhamdulillah, Charlie Hebdo Berhenti Terbit


beritaislam.net,Paris – Majalah mingguan Charlie Hebdo, yang beberapa pekan terakhir menjadi sorotan akibat menghina Nabi Muhammad SAW, tidak akan hadir di kios-kios di seluruh wilayah Paris, ibu kota Prancis.
Media Jerman, Deutsche Welle melaporkan bahwa karyawan yang selamat dalam serangan Said dan Cherif Kouachi, pada Rabu (7/1), memutuskan akan menghentikan penerbitan majalah selama beberapa pekan ke depan.
“Majalah masih punya masa depan,” ujar Michel Salion, yang berbicara atas nama karyawan Charlie Hebdo. “Karyawan memutuskan istirahat untuk memulihkan kondisi keuangan dari kerugian yang kami alami.”
Sailon tidak menyebut kapan Charlie Hebdo akan terbit kembali. Situs Charlie Hebdo hanya mengatakan edisi cetak majalah itu akan kembali dalam beberapa pekan mendatang.
Charlie Hebdo dikenal dunia berkat ulahnya menistakan Rasulullah SAW beberapa kali. Terakhir, dunia kembali mengenal majalah itu ketika Said dan Cherif Kouachi menyerbu dan membunuh 12 orang, termasuk dua polisi.
Salah satu korban adalah Stephane Charbonniere, pemred dan karikaturis yang menghina Rasulullah SAW.
Namun, manajemen Charlie Hebdo memanfaatkan situasi penyerangan kantornya dengan mencetak ulang majalah tersebut dengan kembali menampilkan kartun Nabi Muhammad SAW sebanyak limaa juta eksemplar, dalam beberapa bahasa, dan dipasarkan ke 25 negara. Mereka berharap meraih untung dari momen mengenaskan rekan-rekan mereka.
Pers melaporkan penjualan edisi khusus pasca penyerangan luar biasa hebat, dan ratusan ribu terjual dalam satu atau dua hari. Namun itu hanya terjadi di Eropa. Di luar Eropa, yang terjadi sebaliknya. Aksi protes meluas, dan Charlie Hebdo gagal menjual edisi khususnya.
Terakhir, simpatisan Charlie Hebod di Koln, kota di Jerman, berencana menggelar aksi demo besar-besaran. Namun, dengan berbagai alasan, demo itu dibatalkan.kiblat.net

Ajaib! Dihukum Rajam oleh ISIS, Wanita Suriah Tetap Hidup


beritaislam.net  - Ajaib! Seorang wanita Suriah masih tetap hidup usai dihukum rajam oleh kelompok ISIS di Suriah. Wanita itu pun akhirnya dibiarkan pergi karena dianggap bahwa kehendak Tuhanlah dia bisa selamat.

Menurut kelompok pemantau HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights, wanita itu dihukum rajam oleh ISIS di kota Raqqa atas tuduhan perzinahan. Namun ajaib, dia berhasil lolos dari kematian usai menerima hukuman brutal tersebut. 

"Para militan melakukan hukuman tersebut dan melemparkan batu-batu ke dirinya sampai mereka mengira dia telah meninggal," demikian disampaikan Observatory seperti dilansir Daily Mail, Sabtu (31/1/2015).

Namun begitu mereka berhenti melempari dia dengan batu, wanitu itu bangkit dan mencoba kabur dari tempat tersebut. 

"Seorang militan ISIS akan menembak dirinya ketika seorang ahli hukum Islam mengintervensi dan mencegahnya dengan mengatakan, berkat Tuhanlah dia tidak meninggal," demikian disampaikan Observatory tanpa menyebutkan kapan insiden itu terjadi.

Ahi hukum tersebut kemudian mengatakan kepada wanita itu bahwa dirinya bisa pergi dengan bebas, namun harus bertobat. Dan kepada militan ISIS yang akan menembak wanita itu, ahli hukum tersebut berkata: "Hukumannya sudah selesai, biarkan dia pergi dan bertobat kepada Tuhan."

Wanita yang tidak disebutkan namanya itu pun kemudian dibiarkan pergi dari lokasi.

Menurut Observatory, sedikitnya 15 orang telah dihukum mati oleh para jihadis di Suriah, termasuk para militan terkait Al-Qaeda, sejak Juli 2014 lalu atas tuduhan perzinahan dan homoseksualitas. Dari ke-15 orang tersebut, 9 di antaranya wanita.

sumber: detik.com

Operasi Terowongan Mujahidin Luluh Lantakkan Markas Tentara Suriah



beritaislam.net – Mujahidin Suriah kembali melancarkan operasi peledakan gedung yang dijadikan markas tentara Suriah. Operasi yang dilancarkan di daerah pegunungan Arba’in, pedesaan Idlib kali ini menewaskan puluhan tentara dan penghancuran sejumlah tank tempur.
Dilansir dari Al-Jazeera, Sabtu (30/01),operasi ini diluncurkan melalui terowongan.  Mujahidin dari Suqur Sham menggali terowongan dari wilayah yang dikontrol mujahidin menembus gedung yang dikenal “Istana Kuning” di pegunungan Al-Arba’in.
Melalui terowongan itu, mujahidin meledakkan bangunan yang dijadikan markas tentara Suriah itu. Akibatnya, puluhan tentara tewas.
Dalam rekaman video yang diunggah di internet, ledakan tersebut memporak-porandakan gedung tersebut. Terlihat dari kejauhan, tanah dan puing-puing bangunan beterbangan akibat dahsyatnya ledakan. Sesaat kemudian, terdengar suara baku tembak sengit antara mujahidin dan tentara yang masih selamat.
Wartawan Al-Jazeera di Idlib melansir dari komandan Suqur Syam, Abu Hamam, membenarkan operasi tersebut. Abu Hamam menegaskan operasi itu menargetkan “Istana Kuning” yang juga dikenal dengan “Istana Su’udi”.
Abu Hamam yang mengomando operasi tersebut menambahkan, ledakan tersebut menyebabkan gedung itu rata dengan tanah. “Seluruh tentara Suriah yang berada di dalam gedung itu tewas,” kata Abu Hamam.
Ia menunjukkan, mujahidin sukses dalam operasi tersebut. Sejumlah pos militer penting di sekitar wilayah tersebut berhasil dikontrol. Dua tank tempur juga berhasil dihancurkan selama operasi yang masih berlangsung itu.
“Pertempuran masih berlanjut sampai seluruh pos militer di pegunungan Arba’in berhasil dikontrol. Brigade Jaisy Islam juga terlibat dalam sejumlah operasi ini, namun hanya beberapa operasi,” pungkas Abu Hamam.
Operasi ini merupakan bagian dari operasi pembabasan seluruh daerah Al-Arba’in yang digulirkan mujahidin Sabtu kemarin. Operasi tersebut dipimpin oleh brigade Suqur Sham yang berafiliasi dengan Jabhah Islamiyah.(sumber:kiblat.net)

Pentagon: Serangan Udara AS Syahidkan Pakar Senjata Mujahidin Irak


Beritaislam.net– Salah seorang pakar senjata Mujahidin Irak dikabarkan menemui kesyahidan dalam serangan udara yang dipimpin Amerika Serikat beberapa waktu lalu di wilayah utara Irak.  Pentagon mengatakan pada Jumat (30/1), serangan udara itu dilakukan Sabtu pekan lalu di Mosul. Dalam serangan itu, seorang bernama Abu Malik ikut tewas. Abu Malik diduga merupakan orang yang dulu bekerja bagi mantan orang nomor satu Irak,  Saddam Hussein, sebelum akhirnya bergabung dengan Mujahidin Al Qaeda.
Pentagon menyebut bahwa Malik ikut memberikan pelatihan bagi kelompok mujahidin dalam hal persenjataan kimia. “Kematiannya diharapkan untuk sementara menurunkan dan mengganggu kemampuan Mujahidin untuk berpotensi memproduksi dan menggunakan senjata kimia…,” katanya seperti dimuat Press Tv.(rz)

sumber: eramuslim.com

Jika Daulah Bebaskan Pilot Yordania, Wanita Ini Akan Segera Dilepaskan



Juru bicara pemerintah Yordania, pada Rabu, (28/01) bahwa negaranya bersedia untuk menyerahkan seorang wanita calon pengebom bunuh diri asal Iraq jika pilot Yordania yang ditangkap oleh Daulah/ISIS segera dilepaskan.
“Yordania siap membebaskan Sajida al-Rishawi jika pilot Yordania Letnan [Muaz] al-Kasaesbeh juga dilepaskan dan nyawanya diselamatkan,” kata Mohammad al-Momani, juru bicara Yordania melalui siaran televisi pemerintah.
Namun, al-Momani tidak membahas terkait tawanan asal Jepang, Kenji Goto.
ISIS sebelumnya menuntut pembebasan Sajida al-Rishawi yang ditahan di Yordania karena diduga mencoba melakukan serangkaian serangan pada tahun 2005, lapor kantor berita Reuters.
Dalam siaran radio Al-Bayan, yang mentransmisikan jaringannya di daerah yang berada di bawah kontrol kelompoknya, ISIS menjelaskan bahwa Sajida al-Rishawi yang disebutnya sebagai “saudara kita” meminta pembebasannya dalam pertukaran untuk kebebasan Kenji Goto, sandera Jepang yang ditahan oleh militan.
Rishawi adalah wanita Iraq, calon pengebom bunuh diri yang dijatuhi hukuman mati di Yordania sehubungan dengan tiga serangan bom di Hotel Amman yang menewaskan 60 orang pada tanggal 9 November 2005.
Setelah ditahan, ia muncul di televisi pemerintah mengaku bahwa dia telah berdosa karena mengambil bagian dalam serangan itu.
“Suami saya meledakkan bom, dan aku mencoba untuk meledakkan ranjau tapi gagal,” kata Rishawi dalam sebuah pengakuan televisi, lapor CNN.
Dia bilang dia adalah warga Iraq yang telah dikirim ke Yordania untuk menargetkan hotel di Amman. Pada tahun 2006, ia dijatuhi hukuman mati tetapi kebijakan Yordania pada akhir tahun menangguhkan hukuman mati atas dirinya.
Dalam pengakuannya, al-Rishawi mengatakan, “Suami saya adalah orang yang mengatur semuanya.”
Pengeboman Amman dituduhkan kepada Syaikh Abu Mushab al-Zarqawi, pemimpin Al-Qaidah di Iraq yang gugur dalam serangan udara AS pada bulan Juni 2006.

Kiblat.net

20.000 Mujahidin dari penjuru dunia berjuang di Suriah dan Irak



Sebuah laporan yang disusun oleh ICSR, International Centre for the Study of Radicalisation atau Pusat Internasional untuk Studi Radikalisasi, di King College London menyatakan bahwa lebih dari 20.000 pejuang asing berjihad di Irak dan Suriah, termasuk sekitar 4.000 dari Eropa Barat dan sekitar 3.000 dari negara-negara bekas Uni Soviet, lansir WB pada Rabu (28/1/2015).
Ada lima puluh negara yang dipantau selama penelitian. Jumlah Mujahidin asing yang melakukan perjalanan ke Irak dan Suriah diperkirakan mencapai 20.730, termasuk sekitar 11.000 orang dari Timur Tengah, menurut direktur ICSR, Peter Neumann.
Semua angka tersebut berdasarkan data dari paruh kedua 2014 dan mengacu pada jumlah wisatawan selama konflik, menurut laporan tersebut.
Diperkirakan bahwa sekitar 4.000 orang dari Eropa Barat telah melakukan perjalanan ke Irak dan Suriah. Mereka sebagian besar berasal dari Perancis dan berkontribusi memberikan jumlah 1.200 Mujahidin sejak awal konflik di wilayah itu.
Inggris dan Jerman mengikuti Perancis dalam menghasilkan jumlah terbesar Mujahidin, dengan sekitar 500-600 pejuang dari kedua negara itu.
Laporan tersebut memperkirakan bahwa antara 5-10 persen dari 20.730 Mujahidin asing itu telah gugur, dan bahwa 10-30 persen lebih dari mereka telah meninggalkan zona perang, kembali ke rumah mereka atau terjebak di negara-negara transit.
ICSR mengatakan angka-angka yang diberikan adalah hasil pelacakan mereka terhadap jumlah pejuang asing dalam perang Suriah dan Irak sejak tahun 2012.
(banan/arrahmah.com)

Serangan JN Tewaskan Komandan Syiah Hizbullah dan Iran



Damaskus – Syiah Hizbullah pada Ahad (18/01) mengaku seorang komandan seniornya, Jihad Imad Mughniyeh, dan sejumlah perwira Iran tewas oleh serangan udara Israel di dataran tinggi Golan, provinsi Qunaithirah, Suriah. Mereka tewas dalam satu mobil ketika melakukan perjalanan di wilayah yang disengketakan itu.
Berita tersebut dilansir oleh berbagai media internasional. Mereka melaporkan berita tersebut dari satu sumber, pernyataan Syiah Hizbullah.
Di sisi lain, sebagaimana dilansir portal berita Arab arabi21.com, berbagai akun loyalis organisasi Jabhah Nusrah, Ahad, menegaskan bahwa Jihad Imad Mughniyeh dan empat perwira Iran tewas oleh operasi penyergapan yang dilancarkan mujahidin Jabhah Nusrah di daerah Jurud, Qalamoon, Selatan Suriah. Akun-akun itu membantah bahwa mereka tewas akibat serangan udara Israel di Qunaithirah, sebagaimana diumumkan Syiah Hizbullah itu.
Akun Twitter kantor berita pro mujahidin Suriah Suriyah Al-Aan menegaskan bahwa komandan Syiah Hizbullah itu tewas akibat pertempuran di Qalamoon. Hal itu berdasarkan keterangan yang diberikan oleh para komandan Jabhah Nusrah.
“Bangkai anggota Halisy (sebutan jelek untuk Syiah Hizbullah) bergelimpangan dalam pertempuran di Jurud Qalamoon, di antaranya komandan Jihad Imad Mughniyeh. Hari ini, Hizbullah mengaku komandannya itu tewas akibat serangan Israel,” tulis kantor berita tersebut.
Hal senada diungkapkan Abu Azam Al-Idlibi, salah satu anggota Jabhah Nusrah. Ia menegaskan bahwa Imad Mughniyeh tewas di Qalamoon.
“Seorang komandan Halisy Jihad Imad Mughniyeh tewas dalam penyergapan di Jurud Qalamoon. Suriah menjadi kuburan agen-agen Persia, dengan izin Allah,” tulisnya.
Dalam twitnya itu, Abu Azam menantang Syiah Hizbullah untuk melihatkan foto mayat komandannya itu dalam dua hari jika benar ia tewas oleh serangan Israel. Namun jika tidak, maka komandan tersebut tewas di tangan mujahidin.
“Jika foto mayat komandan Hizbullat itu dirilis dalam dua hari ini, maka benar ia tewas akibat serangan Yahudi. Akan tetapi jika tidak dikeluarkan, bergembiralah komandan tersebut tewas di tangan mujahidin,” tantang Abu Azam.
Imad Mughniyeh merupakan komandan penting Syiah Hizbullah asal Lebanon. Ayahnya yang juga menjadi seorang komandan Hizbullah disebut-sebut tewas oleh serangan Israel pada 2008 silam.
Syiah Hizbullah Lebanon kerap melakukan propaganda bahwa mereka satu-satunya penentang Yahudi terkuat di Timur Tengah. Pada 2006, mereka meluncurkan ratusan roket ke arah Israel untuk mendapatkan citra perlawanan yang kuat. Akan tetapi, roket-roket itu sengaja ditembakkan tidak tepat sasaran.

sumber:kiblat.net

Hindu India Bakar Hidup-Hidup 3 Warga Muslim



Patna – Sedikitnya tiga sipil Muslim dibakar hidup-hidup sampai mati, setelah sejumlah warga Hindu menyerang dan membakar puluhan rumah komunitas Muslim di Bihar, India timur.
Menurut Atul Prasad, pejabat di negara bagian Bihar, aksi penyerangan balasan yang tak berdasar itu dilakukan pada Ahad (18/01). Insiden itu terjadi setelah mayat seorang pemuda Hindu ditemukan di desa Sarayian, setelah lebih dari seminggu dinyatakan hilang.
Prasad mengatakan bahwa masyarakat Hindu yang bermatapencaharian sebagai nelayan itu menyalahkan umat Islam atas kematian pemuda tersebut. Alasannya, dia diketahui bersahabat dengan seorang gadis Muslim dari desa yang berjarak 105 kilometer di utara Patna, ibu kota negara bagian Bihar itu.
Dia menambahkan bahwa polisi telah menangkap delapan orang warga Hindu, yang dituduh merencanakan pembakaran rumah milik para warga Muslim yang miskin tersebut. Situasi di desa itu saat ini mulai terkendali.
India adalah negara dengan jumlah penduduk mencapai 1,2 miliar jiwa. Lebih dari 80 persen di antaranya beragama Hindu dan penduduk Muslim hampir mencapai 13 persen. Dalam sejumlah aksi kekerasan sektarian di India, umat Islam sering menjadi korbannya.

sumber: kiblat.net

Charlie Hebdo: Aku dikirim oleh Al-Qaeda Yaman



Dalam pelarian Kouachi bersaudara pelaku serangan penembakan di kantor majalah satir Perancis yang kerap menghina Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam, Charlie Hebdo di Paris, Said dan Cherif Kouachi bersembunyi di dalam sebuah pabrik percetakan di luar Paris.
Di sana mereka akhirnya terbunuh setelah melakukan perlawanan maksimal terhadap polisi Perancis yang mengepung mereka. Sebelum terbunuh, di tengah pengepungan, Cherif Kouachi sempat berbicara melalui telepon kepada jaringan televisi Perancis pada Jum’at (9/1/2015).
Dalam wawancara ini, Cherif mengaku bahwa dirinya dikirim oleh Al-Qaeda Yaman atau Al-Qaeda di Jazirah Arab (AQAP).
Berikut terjemahan transkrip sebagian wawancara antara Cherif dan Igor Sahiri, jurnalis BFMTV Perancis, yang sebelumnya diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh NBC News:
Cherif: Kami memberitahu kalian bahwa kami adalah para pembela Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam, dan bahwa aku, Cherif Kouachi, dikirim oleh Al-Qaeda Yaman. Oke?
Pewawancara: Baiklah, baiklah.
Cherif: Aku pergi ke sana dan [Syaikh] Anwar Al-Awlaki rahimahullah lah yang mendanaiku.
Pewawancara: Dan berapa lamakah itu?
Cherif: Itu sebelum dia dibunuh.
Pewawancara: Baiklah, jadi kau datang kembali ke Perancis belum lama ini?
Cherif: Bukan, sudah lama … Aku tahu dinas rahasia pun tahu, jangan khawatir tentang hal itu. Aku tahu betul bagaimana aku bisa melakukan segala hal dengan baik.
Pewawancara: Baiklah, dan sekarang hanya ada kau dan saudaramu?
Cherif: Itu bukan urusanmu.
Pewawancara: Tapi apakah kalian memiliki orang-orang yang berada di belakang kalian, atau tidak?
Cherif: Itu bukan urusanmu.
Pewawancara: Baiklah, tetapi apakah kalian berencana untuk membunuh lagi dengan nama Allah atau tidak?
Cherif: Membunuh siapa?
Pewawancara: Aku tidak tahu, aku sedang bertanya kepadamu.
Cherif: Apakah kami membunuh warga sipil selama dua hari kalian mencari kami?
Pewawancara: Kalian membunuh jurnalis [Charlie Hebdo].
Cherif: Tapi apakah kami membunuh warga sipil? Warga sipil atau rakyat selama dua hari kalian mengawasi kami? Atau [membunuh] rakyat selama dua hari kalian mencari kami?
Pewawancara: Tunggu, tunggu Cherif, Cherif, apakah kalian membunuh pagi ini?
Cherif: Kami bukan pembunuh. Kami adalah pembela Nabi, kami tidak membunuh perempuan. Kami tidak membunuh siapa pun. Kami membela Rasulullah. Jika seseorang menyinggung Rasulullah maka tak masalah, kami bisa membunuhnya. Kami tidak membunuh perempuan. Kami tidak seperti kalian. Kalian adalah orang-orang yang membunuh perempuan dan anak-anak di Suriah, Irak dan Afghanistan. Bukanlah kami [yang pembunuh]. Kami memiliki aturan dalam Islam.
Pewawancara: Tapi kalian berusaha membalas dendam di sini, kalian menewaskan 12 orang.
Cherif: Ya, karena kami berusaha melakukan pembalasan. Kau baru saja mengatakannya dengan baik. Kau yang bilang sendiri, kami berusaha melakukan pembalasan.

Inilah Akhir Hidup Para Penghina Nabi Muhammad SAW


arroudoh.com– Sejarah telah mengabadikan sejarah, kontra, dan akhir hidup orang-orang yang melecehkan Islam dan simbol-simbolnya. Hal ini telah terjadi sejak zaman Nabi saw sampai hari ini.
Kebanyakan dari mereka menjumpai ancaman pembunuhan, seperti dalam kasus Theo van Gogh, pembuat film Belanda yang menyebabkan kematiannya. Penolakan keras terhadap kartunis Denmark yang melecehkan Nabi Muhammad saw, telah menyebabkan boikot ekonomi produk Denmark yang berdampak kerugian besar bagi perekonomian Denmark.

Berikut ini nasib orang-orang yang melakukan kejahatan tersebut:

                                              Nasib para penghina Islam pada masa Nabi saw

Nasib para penghina Islam masa sekarang
Sejarah tersebut mungkin bisa membuat orang berpikir apakah ada ruang untuk kebebasan berekspresi ketika itu menyangkut pelecehan dan penghinaan terhadap simbol-simbol agama.

sumber: kiblat.net

Muslimah Suriah diserang kaum rasis Jerman di Gliesmaro


JERMAN (arroudoh.com) – Seorang Muslimah berusia 29 tahun ditabrak mobil dan pada saat yang sama diserang menggunakan kata-kata rasis anti-Islam dan anti-Muslim di Braunschweigh, Jerman, yang cukup dikenal dengan kaum rasisnya di kota Gliesmaro, lapor WB pada Sabtu (20/12/2014)
Menurut sebuah laporan di ‘Braunschweigter Zeitung’ pernyataan polisi mengatakan bahwa serangan itu rasis dan xenofobia, dimana sebuah kaum rasis telah melecehkan wanita muslim Suriah dan kemudian menabrak lututnya dengan mobil mereka.
Mereka kemudian meninggalkan mobil mereka dan menyerang dia secara fisik, meraih kerahnya sementara para saksi di sekitarnya berteriak pada mereka, membantu muslimah malang itu dan membuat kaum rasis melarikan diri dengan mobil mereka.
Asosiasi Braunschweig mengutuk serangan itu, dan mengatakan itu adalah hasil dari mereka yang sejalan dengan Pegida, Patriotik Eropa Melawan Islamisasi negeri Barat, yang menghasut kebencian dan Islamophobia di kalangan masyarakat.
Asosiasi tersebut mengatakan bahwa mereka tidak akan membiarkan Islamophobia dan hasutan terhadap para pengungsi untuk diterima di tengah masyarakat.
(banan/arrahmah.com)

Jumlah orang Inggris yang memeluk Islam dua kali lipat selama dekade lalu


arroudoh.com- Semakin banyak orang Inggris yang memeluk Islam, jumlahnya telah hampir dua kali lipat pada dekade lalu.
Perkiraan sebelumnya menyatakan bahwa jumlah Muallaf di Inggris antara 14.000 hingga 25.000 orang, sebuah organisasi think tank antar-agama memperkirakan jumlah sebenarnya bisa mencapai 100.000 dengan kurang lebih 5.000 orang Inggris memeluk Islam setiap tahunnya, menurut laporan yang dilansir World Bulletin pada Sabtu (13/11/2014).
Survei yang dilakukan Faith Matters menemukan baha masjid-masjid menyaksikan sekitar 1.400 orang menyatakan dua kalimat syahadat di London.
Laporan itu juga menekankan bagaimana para muallaf digambarkan buruk oleh media-media dan mencatat lebih dari 62% berita menulis tenetang para muallaf dan sebagiannya dikaitkan dengan “terorisme” dan “ekstremisme”.
Banyak muallaf menghadapi tantangan hidup sebagai Muslim seperti kehilangan keluarga dan teman-teman, beradaptasi dengan lingkungan baru sebagai Muslim, harus menghindari tradisi keluarga yang bertentangan dengan Islam, merasa kesepian dan banyak faktor lainnya.
Meskipun demikian, jumlah muallaf di Inggris terus bertambah dengan perkiraan 2,7 juta Muslim hidup di negara tersebut. (siraaj/arrahmah.com)

Anonymous mulai lancarkan serangan elektronik untuk kemenangan Al-Aqsa



arroudoh.com– Sekelompok hacker internasional pro Palestina yang dikenal sebagai ‘Anonymous’ menyusup ke beberapa situs pemerintah “Israel” pada Jum’at (14/11/2014) untuk menunjukkan dukungan mereka terhadap rakyat Palestina dan untuk “berdiri menentang pelanggaran “Israel” terhadap Al-Aqsa”.
Anonymous mengumumkan rencana serangan ini dan usaha mereka untuk menargetkan situs sipil dan pemerintah “Israel”. Banyak situs resmi pemerintah diharapkan akan dirusak dalam beberapa hari ke depan sebagai akibat dari serangan online mereka.
Ini bukan pertama kalinya ‘Anonymous’ menyusup ke situs “Israel” untuk menunjukkan dukungan mereka atas perjuangan rakyat Palestina. Kelompok ini melakukan serangan serupa selama agresi terbaru “Israel” di Gaza serta merilis informasi perbankan yang sensitif yang berkaitan dengan rekening pemerintah “Israel” pada April lalu.
Para pejabat “Israel” menggambarkan serangan cyber ini sebagai bentuk “kekerasan” dan belum pernah terjadi sebelumnya karena bertepatan dengan agresi “Israel” terbaru di Jalur Gaza.
Organisasi Anonimous menyerukan kepada otoritas “Israel” untuk memperiapkan diri dengan yang mereka miliki untuk menghadapi serangan cyber yang dimulai pada Jum’at kemarin.
Sebagaimana yang dirilis di jejaring sosial, Anonimous menyatakan, dengan dimulainya serangan terhadap situs zionis, pasar bursa mengalami penurunan, dan “Israel” mengalami kerugian akibat terganggungnya layanan pemerintah secara online.
Sejumlah organisasi Hacker juga turut serta bergabung dalam organisasi Anonymous, menyerang jaringan internet zionis “ISrael”, menembus jaringan pengaman online zionis “Israel” untuk menghancurkan ekonomi dan menekan zionis.
Sejumlah Anonymus dari Maroko, Palestina, Tunisia, Aljazair, Mesir, Libia, Yordania, Yaman, Irak, Suria, Kurdistan, Malaysia menyatakan bergabung dalam serangan ini.
Lebih dari 300 situs zionis berhasil ditembus, berikut ini di antaranya: Parlemen Zionis, (http://www.knesset.gov.il/), Pemerintah Zionis (www.gov.il), Bandara dan Perlintasan, (www.iaa.gov.il), Situs Pemerintah Urusan Anak-anak (www.kids.gov.il), transportasi, (www.Tqar.mot.gov.il), Bank Dexia Israel (http://www.dexia-israel.co.il/), Situs Investasi pasar modal dll, (http://www.psagot.org.il/mossad.asp), Pusat Pemuda Israel (http://www.israelyoung.org.il/files/), Olahraga (http://www.israelcycling.org.il/files/), dan masih banyak situs-situs yang lainnya yang berhasil disusupi oleh Anonymous.
(ameera/arrahmah.com/arroudoh.com)

Biarawati Afrika memeluk Islam setelah mendengar ceramah ulama di Gambia



arroudoh.com – Seorang biarawati Afrika berusia 54 tahun pada Rabu (15/10/2014) malam memeluk Islam kurang dari 24 jam setelah Dr. Zakir Naik, seorang ulama Islam terkenal dan ahli dalam perbandingan agama, menyampaikan ceramah keempat dan terakhirnya di Hotel Pantai Kairaba di Kololi, Gambia.
Juliet Cole, sekarang bernama Haddijatou Cole, adalah seorang Gambia dan mejalani 14 tahun waktunya sebagai seorang biarawati. Ia membuat pernyataan tersebut sebelum puluhan ulama Gambia dan menteri Kabinet melakukan makan malam yang diselenggarakan untuk menghormati Dr Zakir Naik, menurut sebuah laporan yang diterbitkan oleh Daily Observer.
Berbicara kepada Observer di sela-sela acara, Cole berkomentar bahwa dirinya telah menjadi biarawati selama tujuh tahun dan ditahbiskan menjadi biarawati selama tujuh tahun lagi dengan Gereja Methodist.
“Selama ceramah Dr Zakir Naik di Hotel Pantai Kairaba, pertobatan terbesit dalam pikiran saya dan saya yakin untuk menerima Islam. Mulai hari ini saya adalah seorang Muslim,” kata Haddijatou.
Dr Zakir Naik kemudian turun ke podium untuk mengatur ikrar syahadatnya untuk memeluk Islam, sebelum akhirnya mengucapkan bahwa mantan biarawati itu sekarang menjadi seorang Muslim.
Sementara itu, seorang imam di Banjul menjelaskan Dr. Zakir Naik, sebagai orang yang cinta damai, yang dalam semua ceramahnya berkhotbah tentang perdamaian, dan menggambarkan Islam sebagai agama perdamaian.
Dia mengatakan orator internasional dan pendiri TV Perdamaian dan Yayasan Riset Islam itu selama menetap di negara itu terus menyeru umat Islam untuk selalu damai dan bersatu untuk Islam.
Gambia adalah sebuah negara di Afrika Barat yang dikelilingi oleh Senegal, terlepas dari jalur pendek pantai Atlantik di ujung baratnya. Ini adalah negara terkecil di daratan Afrika.
Islam adalah agama dominan yang dipeluk oleh sembilan puluh persen penduduk negara itu. Mayoritas Muslim di Gambia mematuhi hukum Ahlussunnah. Sementara komunitas Kristen mewakili sekitar delapan persen dari populasi di sana.
sumber: www.arrahmah.com

PENGANIAYAAN DI BURMA, BUKAN OLEH UMAT BUDHA, MELAINKAN KARENA POLA-PIKIR DARWINIS

arroudoh.com- Pergumulan antara kaum beriman dan yang tak beriman terus berlangsung di sepanjang sejarah. Semua pertentangan dan perbedaan ideologi di dunia berlandaskan pada perang intelektual dan perang ideologi di antara kedua kutub ini. Mereka yang mendukung agama sejati dan menyerukan, “Allah itu Esa”, dan berikhtiar menerapkan nilai-nilai moral dengan keyakinan yang lurus, selalu dihadapkan dengan kekuatan yang menentangnya. Jika terjadi kekerasan dan kebrutalan, biasanya berasal dari para penentangnya. Meskipun demikian, ada satu detil yang sangat penting yang mesti dipaparkan di sini.
Menggambarkan kaum beriman sebagai pendukung kekerasan merupakan cara yang licik
Dua kekuatan yang saling berlawanan ini kadang tampil dengan kamuflase agama. Tentu saja ini penipuan. Tak satupun keyakinan beragama menyetujui tindakan yang kejam dan brutal. Jika seseorang menyebarkan kekejaman, membenci segala sesuatu atau melakukan tindak teroris dan pembunuhan, jelas sekali bahwa dia tak beragama. Meskipun dia seorang Muslim, Kristen ataupun Yahudi pada KTP-nya, tak berarti bahwa dia beragama. Karenanya, setiap peristiwa penindasan, kekacauan ataupun terror harus dinilai dari sudut pandang ini. Kekuatan licik tertentu selalu berusaha menyandangkan setiap konflik, penderitaan dan tindakan terror sebagai hasil perbuatan umat beriman. Secara khusus, mereka menggunakan media dan berbagai publikasi untuk menyebarkan scenario untuk menyulut konflik diantara umat Muslim dan Kristen, diantara kaum Shi’ah dan Sunni, atau diantara Yahudi dengan Muslim. Tujuannya adalah untuk mencegah bersatunya umat-umat yang percaya kepada Allah. Kekuatan-kekuatan ini sadar benar bahwa persatuan umat-umat yang beriman akan menjadi kekuatan utama yang melawan ideologi-ideologi palsu, serta tak dapat dikalahkan. Karena ancaman inilah mereka membangun kebencian-antar-umat sebagai strategi untuk menghilangkan persatuan diantara umat beriman.
Sementara umat beriman saling bertengkar, pendukung pemikiran Darwinis, komunis dan Marxis bahu-membahu satu sama lain, tumbuh semakin kuat dan mendapat lingkungan yang ideal untuk menyebarkan ideologi-ideologi jahat mereka. Kekuatan jahat ini menggunakan cara di atas di beberapa negara Arab, Timur Tengah dan tempat-tempat lain semacam Birma.
 Ideologi Darwinis merupakan sebab dari penindasan-penindasan di dunia
Di beberapa Negara di belahan dunia, umat Muslim merupakan penduduk minoritas. Jutaan Muslim minoritas hidup dalam tekanan di Birma, Filipina, Kamboja, dan Thailand. Konflik yang terjadi umumnya dipicu oleh perselisihan atau perbedaan pendapat di antara umat beriman.
Konflik di Syria digambarkan sebagai pertentangan antara kaum Shi’ah dan Sunni, dan pemberitaan selalu mencerminkan ide ini. Namun ini adalah suatu penipuan. Sebenarnya ada pergumulan yang terjadi antara mereka yang-takut-kepada-Tuhan dengan kaum Darwinis dan Komunis. Peristiwa yang terjadi di Syria merupakan pemberontakan terhadap ideology sosialis komunis yang terjadi sejak masa Hafez Assad, dan tak pernah pupus.
Dengan cara yang sama, penganiyayaan sadis yang terjadi di Birma sejak 1990-an digambarkan sebagai penyerangan umat Budha terhadap umat Muslim. Namun sebenarnya, para penyerangnya adalah junta yang mendukung ideologi Darwinis, meskipun berpenampilan sebagai umat Budha. (Budhisme masa kini merupakan agama pagan, namun mungkin dalam bentuk yang terkorupsi dari keyakinan sejatinya. Tak ada agresi atau bentuk penindasan bagaimanapun yang dibolehkan dalam agama Budha terkini pun.) Mustahil suatu tindak kejahatan dianggap sebagai pengabdian untuk agama. Jika mereka melakukannya atas nama agama, maka mereka sedang melakukan penipuan, atau tidak tahu tentang agama, atau malah mereka ini yang tertipu. Tak ada satu agama pun yang membolehkan penindasan, pembunuhan, terror ataupun genosida. Tak ada umat beragama boleh menindas orang lain, sebagai teroris sekalipun, atau menghilangkan hak orang lain. Agama menganjurkan cinta, kasih-sayang dan solidaritas. Penganjur agama sejati selalu membawa cinta kepada dunia.
Namun ideologi Darwinis dan ideologi-ideologi lainnya seperti Marxisme, Leninisme, komunisme dan fasisme, menindas orang lain, melakukan terror terhadap masyarakat, melakukan aksi-aksi teroris, terlibat genosida, melakukan pembunuhan masal serta membunuh wanita dan anak-anak, tua maupun muda. Jika ada teror ataupun perselisihan di suatu tempat, maka keberadaan ideologi semacam ini di wilayah tersebut akan segera kelihatan. Ideologi komunis yang mendukung dialektika masyarakat dengan mengadopsi ideologi Darwinis, yang mendukung dialektika alam, menjadi prasyarat terjadinya konflik. Dengan tidak rasional mereka berpendapat bahwa tak akan  kemajuan jika tak ada konflik. Ideologi jahat inilah yang meracuni masyarakat dengan rasa benci.
Mari bersatu untuk mengakhiri penindasan yang berasal dari tindakan curang oleh Darwinisme
Jika kita ingin mengakhiri perselisihan di dunia ini, prasarat satu-satunya adalah penghapusan ilmiah Darwinisme, ide intelektual dari ideologi-ideologi jahat ini. Dan cara untuk menghapus Darwinisme secara intelektual adalah dengan mendiskusikan serta mengemukakan bukti-bukti ilmiah yang mengungkapkan ketidakberlakuan teori evolusi dimanapun, kapanpun. Aktivitas seperti penyebaran buku, penyelenggaraan pameran, penulisan artikel, pembuatan situs web, penyelenggaraan konferensi serta program-program radio dan televisi merupakan hal yang sangat penting untuk penyebaran informasi ini. Memang, dampak positif dari aktivitas semacam ini telah menyebar dengan sangat cepat, dan orang sudah mulai menerima kenyataan bahwa evolusi merupakan penipuan ilmiah terburuk di sepanjang sejarah.
Sebagai pengingat akhir, dunia Islam secara keseluruhan mempunyai tanggungjawab untuk menjamin bahwa semua umat manusia bisa hidup dengan aman dan damai. Dunia Islam mempunyai kewajiban untuk bersatu dan menyelamatkan mereka yang hidup kesakitan dan menderita di Turkestan Timur, Birma, Pathani, Irak, Afganistan, Palestina dan di banyak tempat lainnya, dan menghasilkan solusi yang permanen. Dunia Turki-Islami yang bersatu dan bertindak sebagai saudara dalam semangat solidaritas tidak akan menghadapi masalah semacam itu. Bisa dijamin bahwa bukan hanya Muslim yang bisa hidup dengan aman, sejahtera, damai serta bahagia, melainkan juga bagi umat Kristen, Yahudi, Budha bahkan bagi mereka yang tak beragama ataupun ateis.(H2)

sumber:http://id.harunyahya.com

Bom-bom barel rezim Nushairiyah membunuh 30 warga Suriah di Idlib










SURIAH (arroudoh.com) – Sedikitnya 30 orang gugur ketika pasukan rezim Nushairiyah menghujani provinsi Idlib, barat laut Suriah, dengan bom-bom barel, ungkap Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia atau Syrian Network for Human Rights (SNHR) pada Ahad (31/7/2014), seperti dilansirMEMO pada Senin (1/8).

Pengawas yang berbasis di London mengatakan helikopter rezim menjatuhkan bom-bom barel mereka di kota-kota Al-Hbeet dan Khan Shaykhun yang dikendalikan oleh kekuatan oposisi, membunuh sedikitnya 30 orang termasuk perempuan dan anak-anak serta melukai puluhan lainnya.
Mereka yang terluka dibawa ke rumah sakit lapangan di dua kota tersebut. Beberapa rumah hancur akibat serangan itu dan warga bekerja keras untuk menggali mereka yang terperangkap di bawah reruntuhan.

Komisi Umum Revolusi Suriah dan Komite Koordinasi Lokal Suriah menegaskan bahwa pasukan rezim Assad melakukan serangan udara terhadap kota Al-Hbeet dan Khan Shaykhun.

Komite Koordinasi Lokal mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pesawat-pesawat tempur rezim pada Senin (1/9) mengirimkan lebih dari 60 bom vakum di wilayah Jobar yang jatuh di bawah kendali kelompok oposisi, sebelah timur ibukota Damaskus. Warga dilaporkan berusaha meninggalkan rumah mereka setelah intensifikasi serangan rezim.

Sumber : www.arrahmah.com