Tampilkan postingan dengan label belajar-mudah-ilmu-nahwu-shorof. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label belajar-mudah-ilmu-nahwu-shorof. Tampilkan semua postingan

Contoh dhamir munfashil dan muttashil beserta mahal i'rabnya

Hari ini kita mengulang pelajaran i'rob dhomir muttashil dan munfashil.

contoh dhamir muttashil dan munfashil beserta i'rabnya

Pelajaran akan dimulai dengan mengetahui apa dhamir itu, jenis-jenis dhamir, list tabel 14 dhamir baik munfashil dan muttashil secara lengkap, contoh kalimat menggunakan dhamir baik munfashil maupun muttashil, dan terakhir i'rab dari kalimat tersebut.

Mari kita mulai dengan definisi dhamir.


tabel dhamir munfashil dan contoh kalimatnya


Apa dhamir (ضَمِير) itu?

Dhamir adalah kata ganti orang, ia adalah isim mabniy sebagai kata ganti orang pertama atau mutakallim (المتكلّم), orang kedua atau mukhathab (المخاطب), atau orang ketiga atau gha-ib (الغائب).


Ada berapa macam dhamir itu?

Dhamir ada tiga tipe yaitu dhamir munfashil, dhamir muttashil, dan dhamir mustatir.

Dalam pelajaran ini, kita hanya fokus kepada dhamir munfashil dan muttashil.


Apa itu dhamir munfashil (الضمير المنفصل)?

Seperti namanya yaitu munfashil, dhamir ini adalah dhamir yang terpisah ketika ditulis atau diucapkan.

ضمير adalah bentuk tunggal atau mufrad (مفرد), bentuk jamaknya dari dhamir adalah dhamaa-ir (ضمائر).

Jadi kalau kita ingin mengucapkan dhamir-dhamir munfashil, kita ucapkan الضَّمَئِرُ المُنْفَصِلَةُ (dhamaa-ir munfashilah).

Contoh dhamir munfashil

Dhamir munfashil terbagi menjadi al-mutakallim (orang pertama), al-mukhathab (orang kedua), dan al-ghaa-ib (orang ketiga).

Disetiap jenis orang di atas, terbagi lagi menjadi tunggal atau mufrad (مفرد), dual atau mutsanna (مثنّى), dan jamak (جمع). Dan masing-masing terbagi menjadi dua yaitu mudzakkar (مذكّر) dan mu-annats (مؤنّث).

Untuk memudahkan sobat, maka list dhamir lengkapnya (list 14 dhamir munfashil lengkap) saya sajikan dalam bentuk tabel di bawah.


list tabel dhamir munfashil lengkap


Contoh kalimat isim dhamir munfashil lengkap

هُوَ مُدَرِّسٌ = Dia adalah seorang guru (lk).

هُمَا مُدَرِّسَانِ = Mereka berdua adalah para guru.

هُمْ مُدَرِّسُونَ = Mereka semua adalah para guru.

هِيَ مُدَرِّسَةٌ = Dia adalah seorang guru (pr).

هُمَا مُدَرِّسَتَانِ = Mereka berdua adalah para guru.

هُنَّ مثدَرِّسَاتٌ = Mereka semua adalah para guru.

أَنْتَ مُدَرِّسٌ = Kamu (lk) adalah seorang guru.

أَنْتُمَا مُدَرِّسَانِ = Kamu berdua adalah para guru.

أَنْتُمْ مُدَرِّسُوْنَ = Kamu sekalian adalah para guru.

أَنْتِ مُدَرِّسَةٌ = Kamu (pr) adalah seorang guru..

أَنْتُمَا مُدَرِّسَتَانِ = Kamu berdua adalah para guru.

أَنْتُنَّ مُدَرِّسَاتٌ = Kamu semua adalah para guru.

أَنَا مدَرِّسٌ = Saya adalah seorang guru.

نَحْنُ مُدَرِّسُونَ = Kami adalah para guru.


I'rab dhamir munfashil


I'rab dhamir munfashil adalah mubtada' marfu'.

Kita ambil contoh kalimat di atas, yaitu : هُوَ مُدَرِّسٌ

I'rabnya adalah:

- هُوَ = dhamir munfashil, mabniy 'ala al-fathi, fi mahalli raf'in mubtada' (dhamir munfashil, mabni di atas fat-hah, pada posisi rafa' mubtada).

- مُدَرِّسٌ = khabar marfu', tanda rafa'-nya adalah dhammah zhahirah.


Sekarang kita bahas dhamir muttashil.


Apakah dhamir muttashil (الضّمير المتّصل) itu?

Dhamir muttashil adalah kata ganti orang, ia tersambung dengan fi'il, isim, atau huruf.

Macam-macam dhamir muttashil

Seperti yang telah disebutkan pada definisi di atas, ada tiga jenis dhamir muttashil, yaitu dhamir yang tersambung dengan fi'il, yang tersambung dengan isim, dan tersambung dengan huruf jar.

I'rab dhamir muttashil adalah fa'il marfu', maf'ul bih manshub, dan majrur.

Pada pelajaran kali ini, kita fokus kepada dhamir jar muttashil (yaitu dhamir yang terhubung dengan isim atau terhubung dengan huruf jar).

Untuk dhamir rafa' dan nashab muttashil, akan dibahas pada pelajaran setelah ini.

Contoh dhamir muttashil

Pembagiannya sama dengan dhamir munfashil. Untuk lebih jelasnya silakan lihat pada list tabel 14 dhamir muttashil lengkap di bawah ini.


list tabel dhamir munfashil dan muttashil lengkap


Contoh isim dhamir muttashil yang tersambung dengan isim lengkap

قَلَمُهُ = pena milik dia (lk).

قَلَمُهُمَا = pena mereka.

قَلَمُهُمْ = pena mereka.

قَلَمُهَا = pena milik dia (pr).

قَلَمُهُمَا = pena mereka.

قَلَمُهُنَّ = pena mereka.

قَلَمُكَ = pena milik kamu (lk).

قَلَمُكُمَا = pena kalian berdua.

قَلَمُكُمْ = pena kalian.

قَلَمُكِ = pena kamu (pr).

قَلَمُكُمَا = pena kamu berdua.

قَلَمُكُنَّ = pena kalian.

قَلَمِي = pena saya.

قَلَمُنَا = pena kami.


I'rab dhamir muttashil

Kita ambil contoh di atas. 

Umpamanya adalah kalimat: هَذَا قَلَمُهُ (Ini adalah pena milik dia).

I'rabnya adalah:

- هَذَا : ism isyarah mabniy 'ala as-sukun, fi mahalli raf'in mubtada' (ism isyarah mabni di atas sukun, pada posisi rafa' mubtada).

- قَلَمُ : khabar marfu', wa'alamatu raf'ihi adh-dhammatu, wahuwa mudhaf (khabar marfu', tanda rafa'nya adalah dhammah, dan ia adalah sebagai mudhaf.

- هُ : dhamir muttashil, mabniy 'ala adh-dhammi, fii mahalli jarrin mudhaf ilaih (dhamir muttashil, mabni di atas dhammah, pada posisi mudhaf ilaihi majrur).


Demikian materi pelajaran tentang dhamir munfashil dan muttashil.


Baca juga materi terkait untuk menambah pemahaman dan pengulangan tentang dhamir

Kata ganti orang dalam bahasa Arab

Dhamir muttashil mukhathab jamak

Materi pelajaran durusul lughah 1 bab 15 tentang ism dhamir


Isim Yang Tidak Menerima Tanwin | Jenis dan Contohnya

Saya telah membahas isim ghairu munsharif alias isim yang tidak menerima tanwin.

Pada materi ini, saya akan menjelaskan ulang dan sedikit menambah jenis-jenisnya dan contoh-contohnya.


al-mamnu' minash sharf - isim yang tidak menerima tanwin



Daftar isim yang tidak menerima tanwin


1. Yang termasuk isim ghairu munsharif adalah shighah muntaha al-jumu' (صيغة منتهى الجموع)

Apa saja yang termasuk shighah muntaha al-jumu'? Berikut adalah wazannya:


a. أَفَاعِلُ 

Contoh : أَكَابِرُ (akaabiru) = pembesar-pembesar


b. أَفَاعِيلُ

Contoh : أَنَاشِيدُ (anaasyiidu) = nyanyian-nyanyian


c. فَعَائِلُ

Contoh : رَسَائِلُ (rasaa-ilu) = surat-surat


d. مَفَاعِلُ

Contoh : مَسَاجِدُ (masaajidu) = masjid-masjid


e. مَفَاعِيلُ

Contoh : مَفَاتِيحُ (mafaatiihu) = kunci-kunci


f. فَوَاعِل

Contoh : شَوَارِعُ (syawaari'u) = jalan-jalan


g. فَعَالِيلُ

Contoh : قَنَادِيلُ  (qanaadiilu) = lampu-lampu


Jadi isim jamak taksir yang berwazan seperti di atas termasuk isim ghairu munsharif.


2. Isim yang diakhiri oleh alif ta'nits, yaitu alif maqshurah dan alif mamdudah.


Isim yang diakhiri oleh alif maqshurah dan alif mamdudah termasuk isim ghairu munsharif alias isim yang tidak menerima tanwin.

Jenis-jenis isim yang berakhiran alif maqshurah dan alif mamdudah adalah seperti di bawah ini:

a. alif maqshurah

Jenis-jenis isim yang diakhiri oleh alif maqshurah : 


a1. alif maqshurah adalah tanda ta'nits yang mudzakkarnya berwazan فَعْلَان 

wazan mudzakkar = فَعْلَان 

wazan mu-annats = فَعْلَى


Contoh : 

كَسْلَان = seorang laki-laki yang pemalas

كَسْلَى = seorang perempuan yang pemalas


a2. Mu-annats dari isim tafdhil yang mudzakkarnya berwazan أَفْعَل 

wazan mudzakkarnya : أَفْعَلُ

wazan muannats-nya : فُعْلَى


Contoh :


أَكْبَرُ = yang lebih besar/paling besar (untuk mudzakkar)

كُبْرَى = yang lebih besar/paling besar (untuk mu-annats)


a3. mashdar

Contoh : 

ذِكْرَى , ia adalah mashdar dari ذَكَرَ


a4. Isim yang menunjukkan sifat wanita


Contoh :

حُبْلَى = wanita hamil

أُنْثَى = wanita


a5. Isim lainnya yang berakhiran alif maqshurah

Contoh : 

مُسْتَشْفى (mustasyfa) = rumah sakit



b. alif mamdudah


Jenis-jenis isim yang diakhiri oleh alif mamdudah : 


b1. muannats dari isim mudzakkar yang berwazan أَفْعَلُ 

wazan mudzakkar = أَفْعَلُ 

wazan muannats = فَعْلَاءُ


Contoh :

أَسْوَدُ = warna hitam (untuk mudzakkar)

سَوْدَاءُ = warna hitam (untuk muannats)


b2. isim lainnya yang diakhiri oleh alif mamdudah

Contoh :

صَحْرَاء (shahraa-u) = gurun.




3. Kata sifat


a. al-adl 

Berwazan فُعَال 

Contoh :

ثُلاَث , رُبَاع



b. Sifat yang akhirannya ditambah alif dan nun

Contoh :

كَسْلاَنُ = seorang laki-laki yang malas

جَوْعَانُ = lapar (untuk mudzakkar)



c. Sifat yang berwazan dengan wazan fi'il.


Wazan = أَفْعَلُ

Contoh :

أَحْسَنُ  = baik


4. Nama-nama (isim alam)


a. Nama orang 'ajam

Contoh :

إِبْرَاهِيمُ (ibraahiimu)

وِلْيَامُ (wilyaamu / william)


Pengecualian

Nama 'ajam yang terdiri dari tiga huruf dan huruf tengahnya sukun, ia dapat menerima tanwin.

Contoh :

هِنْدٌ (hindun)

نُوحٌ (nuuhun)



b. Mu-annats yang tandanya selain dengan alif maqshurah dan alif mamdudah (contohnya : ta marbutah)

Contoh :

فَاطِمَةُ (faathimatu)



c. tarkib al-mazji

Isim yang murakkab dengan susunan mazji adalah isim yang tidak dapat menerima tanwin.

Contoh :

بَعْلَبَكُّ (ba'labak), حَضْرَمَوتُ (hadhra maut)



d. isim alam yang diakhiri oleh alif dan nun

Contoh :

عُثْمَانُ ('utsmaanu)



e. isim 'alam yang berwazan fi'il

wazan أَفْعَلُ 

Contoh :

أَحْمَدُ (ahmadu)



f. isim 'alam yang berwazan فُعَلُ 

Contoh :

عُمَرُ ('umaru)

زُفَرُ (zufaru)



Summary al-mamnu' minash sharif (ism ghairu munsharif) dalam bentuk gambar


mamnu' minash sharf - ism ghairu munsharif


Pengertian I'rab dan Pembagiannya

Mengulang-ulang materi bermanfaat sekali agar hafalan dan pemahaman kita terhadap materi tersebut lebih kuat.

Oleh karena itu marilah kita mengulang materi i'rab dengan mempelajari konsep dasar i'rab alias teori dasar i'rab mulai dari arti atau makna i'rab beserta pembagiannya.

Kita mulai dengan pengertian i'rab.


arti irab dan pembagian irab



Pengertian i'rab


Arti i'rab secara bahasa adalah الإظهار yang artinya menampakkan. Arti lainnya البَيَان atau penjelasan.

Adapun arti i'rab secara terminologi atau istilah adalah perubahan pada akhir kata yang disebabkan oleh perbedaan 'amil yang masuk kepadanya, baik secara lafaz atau secara taqdir (perkiraan).



I'rab dan bina'


Lawan i'rab adalah bina'.

I'rab adalah perubahan akhir kata, sedangkan bina' adalah tetapnya akhir kata.

Kita juga sering mendengar mu'rab dan mabniy. Apakah pengertian mu'rab dan mabniy?

Mu'rab adalah bentuk maf'ul, jadi artinya adalah kata yang terkena i'rab.

Begitu juga mabniy, ia adalah maf'ul, sehingga artinya adalah kata yang tetap (tidak terkena i'rab).


Kesimpulan 


  • i'rab adalah perubahan akhir kata, mu'rab adalah kata yang terkena i'rab alias kata yang berubah akhir katanya.
  • bina' adalah tetapnya akhir kata, mabniy adalah kata yang tetap alias tidak berubah.
  • Jenis كلمة (bahasa Indonesianya adalah kata) berdasarkan perubahan akhir katanya terbagi dua, yaitu : معرب (kata yang terkena i'rab) dan مبني (kata yang tidak terkena i'rab).



Dua jenis perubahan akhir kata


Tadi telah disebutkan bahwa pengertian i'rab adalah perubahan pada akhir kata baik secara lafaz maupun secara taqdir.

Apa itu perubahan secara lafaz (لفظي)? dan apa perubahan secara taqdir atau perkiraan (تقديري)?


Lafzhiyy (perubahan secara lafaz)


Yang dimaksud perubahan secara lafaz adalah perubahan secara tampak atau terlafazkan.

Lafzhiyy terbagi menjadi tiga, yaitu :


1. Terlafazkan dengan harakat, yaitu dengan dhammah, fat-hah, kasrah, atau sukun.

Bagian ini dinamakan dengan 'alamat asliyah, yaitu tanda-tanda yang asli alias tanda pokok.

Contoh :


a. جَاءَ زَيْدٌ = Telah datang zaid.


Pada jumlah ini, zaid adalah fa'il, marfu', dan tanda rafa'nya adalah dhammah.

Jadi pada kata زَيْدٌ (zaidun), akhir katanya terlafazkan harakat dhammah.


b. رَأَيْتُ زَيْدًا = Saya telah melihat zaid.


Pada jumlah ini, zaid adalah maf'ul bih, manshub, dan tanda nashab-nya adalah fat-hah.

Jadi pada kata زَيْدًا (zaidan), akhir katanya berubah menjadi berharakat fat-hah (terlafazkan harakat fat-hah)


2. Terlafazkan dengan huruf, yaitu dengan الواو, الألف, الياء, النون


Contoh :

a. جَاءَ زَيدَانِ = Telah datang dua orang yang bernama Zaid


Pada jumlah ini زَيدَانِ  adalah fa'il, ia marfu', tanda rafa'nya adalah الألف (huruf alif).


b. رَأَيْتُ زَيْدَيْنِ = Saya telah melihat dua orang yang bernama Zaid


Pada jumlah ini, زَيْدَيْنِ adalah maf'ul bih, sehingga ia manshub, dan tanda nashabnya adalah اليَاء (huruf ya).


3. Tampak dengan penghapusan huruf, yaitu : penghilangan huruf nun (حذف النون), dan penghilangan huruf 'illah (حذف حرف العلة)


Contoh :


a. لَنْ يَذْهَبَا 


يَذْهَبَا adalah manshub karena ada 'amil yang masuk kepadanya yaitu huruf yang membuat nashab, huruf لَنْ 

Tanda nashab-nya adalah penghilangan huruf nun.

Jika ia dalam keadaan marfu' adalah يَذْهَبَانِ , maka kalau ia kemasukan huruf nashab, huruf nun di akhir kata hilang sehingga menjadi يَذْهَبَا 


Sekarang kita bahas i'rab secara taqdir.


Taqdiriy (perubahan secara perkiraan karena tidak terlihat atau tidak jelas)


Maksud dari taqdiriy (تقديري) adalah tersembunyi karena ada penghalang, jadi ada penghalang untuk melafazkan.

Perubahan secara taqdir ada tiga yaitu:  المناسبة , الثقل, dan التعذر


 المناسبة (penyesuaian harakat dengan huruf yaa)


I'rab yang terjadi pada kelompok ini adalah pada isim  yang di-idhafahkan kepada ya mutakallim (ya yang menunjukkan kepemilikan), contohnya : وَلَدِي (anakku).

Pada kata وَلَدِي , walad (ولد) adalah mudhaf, sedangkan الياء (yaa' mutakallim) adalah mudhaf ilaih.

I'rab-nya muqaddarah (i'rab yang termasuk i'rab taqdiiriy) dikarenakan ia munasabah alias penyesuaian dengan yaa mutakallim.


Contoh : جَاءَ وَلَدِي


- جَاءَ = fi'il madhi


- وَلَدِ = fa'il, marfu', tanda rafa'-nya dhammah muqaddarah.


walad karena sebagai fa'il, ia marfu, seharusnya dibaca dhammah, yaitu waladu (وَلَدُ)


namun harakat dhammah tidak terbaca (tidak terlafazkan) karena adanya penghalang, yaitu yaa' mutakallim.

Mengapa tidak terlafazkan dhammah? karena penyesuaian harakat dengan huruf yaa (sebelum huruf yaa lebih mudah untuk huruf tersebut dilafazkan dengan kasrah), setelah penyesuaian maka menjadi وَلَدِي 


الثقل (berat untuk diucapkan)


I'rab yang termasuk dalam kelompok ini terjadi pada isim manqush.

Isim manqush adalah isim yang huruf akhirnya yaa lazimah (yaa sukun yang huruf sebelumnya berharakat kasrah)

Tanda i'rab isim manqush terbagi :


1. lafziy, yaitu ketika ia manshub.


contoh : القَاضِيَ , tanda nashab-nya fat-hah zhahirah.

Ia termasuk lafziy karena ringan diucapkan.


2. taqdiiriy, yaitu ketika ia marfu' dan majrur.


a. جَاءَ القَاضِي 


- القَاضِي adalah fa'il, marfu', tanda rafa'-nya adalah dhammah muqaddarah.

Ia termasuk taqdiriy karena ketika huruf yaa' dilafazkan dengan dhammah, terasa berat untuk diucapkan.


b. begitu juga القَاضِي ketika ia dalam keadaan majrur, tanda i'rab-nya adalah kasrah muqaddarah karena alasan yang sama dengan poin 2.a


التعذر (tidak bisa menerima harakat)


I'rab yang termasuk dalam kelompok ini terjadi pada isim maqshur.

Isim maqshuur adalah isim yang huruf akhirnya adalah alif lazimah, dan huruf sebelumnya berharakat fat-hah.


Contohnya adalah مُوسَى 


Ketika ia marfu', tanda rafa'nya adalah dhammah muqaddarah.

Ketika ia manshub, tanda nashab-nya adalah fat-hah muqaddarah.

Ketika ia majrur, tanda jar-nya adalah kasrah muqaddarah.


Semua tandanya adalah muqaddarah karena ta'adzur, yaitu karena alif jenis ini tidak bisa menerima harakat.


Pembagian i'rab


Ada empat jenis i'rab, yaitu : rafa', nashab, jar, dan jazm.


الرفع 


Rafa' secara bahasa adalah العلو , artinya ketinggian.

Arti rafa' secara istilah adalah sebuah perubahan, yang tanda perubahan asalnya atau pokoknya adalah dhammah atau perubahan dengan tanda yang mewakili dhammah.


النصب 


Pengertian nashab secara bahasa adalah الإستقامة , yang artinya tegak atau lurus.

Sedangkan arti nashab menurut istilah adalah perubahan khusus yang ditandai dengan fat-hah (ia adalah tanda asal) atau dengan tanda yang mewakili fat-hah.


الجر 


Arti jar secara bahasa adalah التسفل , yaitu rendah, bawah.

Adapun arti jar secaara istilah adalah perubahan khusus yang ditandai oleh kasrah (ia adalah tanda yang asli) atau perubahan yang ditandai oleh apa-apa yang mewakili kasrah.


الجزم 


Makna jazm menurut bahasa : القطع yang artinya memutuskan, memastikan.

Makna jazm menurut istilah : perubahan khusus yang ditandai oleh sukun atau yang ditandai oleh apa-apa yang mewakili sukun.


Tanda/alamat i'rab

Adapun alamat atau tanda-tanda i'rab telah kita pelajari pada pelajaran terdahulu yaitu Isim yang mu'rab dan tanda perubahannya dan tanda i'rab ashliyyah dan far'iyyah 


Demikianlah pengertian atau makna i'rab dan pembagiannya.


Summary i'rob dalam tabel


apa yang dimaksud i'rob dan pembagiannya



Sobat juga bisa murajaah pelajaran terdahulu agar dapat menguatkan hafalan dan pemahaman yang terkait dengan materi ini.


Murajaah materi i'rab yang terkait


Silakan murajaah pelajaran berikut ini :

isim yang mabniy 

fi'il yang mabniy dan yang mu'rab 

latihan soal tentang i'rab 

pengenalan i'rab dan bina' pada isim 

i'rab pada isim 


Arti قَدْ (qad) ketika masuk pada fi'il madhi dan mudhari

Dalam pelajaran nahwu, kita telah belajar tanda-tanda اسْمٌ (isim)  dan tanda-tanda فِعْلٌ (fi'il).


Salah satu tanda atau ciri fi'il adalah dapat dimasuki atau didahului oleh huruf قَدْ (qad).


makna qad pada fi'il maadhi dan mudhaari'



Fi'il madhi (الفعل الماضي) dan fi'il mudhari (الفعل المضارع), keduanya dapat dimasuki oleh huruf قَدْ.


Ohya, sebelum melangkah lebih jauh, jika sobat ingin murajaah tentang materi fi'il madhi dan mudhari, silakan baca di sini : Pengenalan fi'il madhi dan fi'il mudhari'


Arti/makna قَدْ (qad) jika memasuki fi'il madhi berbeda dengan qad jika memasuki fi'il mudhari.


Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat detailnya pada penjelasan di bawah.



Macam-macam arti قَدْ (qad)



1. حرف يدخل على الفعل الماضي فيفيده التأْكيد 


qad yang masuk ke fi'il madhi mempunyai arti ta'kiid atau penekanan, atau تحقيق (tahqiiq) alias kepastian atau kesungguhan.


Contoh kalimat qad yang masuk ke dalam fi'il madhi yang berarti penekanan atau kepastian adalah seperti pada kalimat di bawah.


قَدْ جَاءَ الحَقُّ (qad jaa-a al-haqqu).


- قَدْ = huruf yang masuk kepada fi'il madhi جَاءَ  (jaa-a).


- جَاءَ = fi'il madhi. جَاءَ  bermakna telah datang.


- الحَقُّ = fa'il. الحَقُّ bermakna kebenaran.


Jadi arti kalimat di atas adalah : Sungguh kebenaran telah datang.



Contoh lain قَدْ (qad) bermakna kepastian atau penekanan : قَدْ حَضَرَ صَاحِبِي


- قَدْ  = huruf yang masuk ke fi'il madhi حَضَرَ (hadhara).


- حَضَرَ = fi'il madhi. حَضَرَ artinya telah hadir.


- صَاحِبِي :


-- صَاحِب : fa'il. صَاحِب  artinya rekan.


Dalam kalimat ini, صَاحِب  adalah mudhaf.


Mudhaf ilaih nya adalah dhamir ي yang bermakna saya.


Jadi قَدْ حَضَرَ صَاحِبِي artinya adalah : Pasti rekan saya telah datang.



2. Selain mempunyai makna di atas, qad juga dapat berarti تقريب (taqriib) alias dekat.


Contoh kalimat dari qad yang bermakna dekat adalah seperti kalimat di bawah ini.


قَدْ قَامَتِ الصَّلاَةُ

 (qad qaamati ash-shalaatu).


- قَدْ  = huruf yang masuk ke fi'il madhi  قَامَتْ 


- الصَّلاَةُ = fa'il


Jadi arti  قَدْ قَامَتِ الصَّلاَةُ  adalah : Sebentar lagi shalat akan ditegakkan.



3.  يُفِيدُ التَّقْلِيلَ مَعَ الْمُضَارِعِ


qad yang masuk ke fi'il mudhari, bermakna taqliil, yaitu jarang, kadang-kadang.


Contoh kalimat qad yang bermakna jarang atau kadang-kadang adalah seperti di bawah ini.


قَدْ يَصْدُقُ الْكَذُوبُ (qad yashduqu al-kadzuub).


- قَدْ = huruf yang masuk ke fi'il mudhari.


- يَصْدُقُ = fi'il mudhari. يَصْدُقُ artinya berkata jujur.


- الْكَذُوبُ = fa'il. الْكَذُوبُ artinya pembohong.


Jadi قَدْ يَصْدُقُ الْكَذُوبُ artinya : Kadang-kadang pembohong itu berkata jujur.



4. qad bisa juga bermakna تكثير (taktsiir) yang berarti sering atau banyak, jika masuk ke fi'il mudhari'.


Contoh kalimat qad yang bermakna sering atau banyak.


قَدْ يَفْهَمُ الذَّكِيُّ (qad yafhamu adz-dzakiyyu).


- قَدْ  = huruf yang masuk ke fi'il mudhari يَفْهَمُ .


- يَفْهَمُ = fi'il mudhari. يَفْهَمُ  artinya memahami.


- الذَّكِيُّ = fa'il. الذَّكِيُّ  artinya orang yang pintar.


Jadi قَدْ يَفْهَمُ الذَّكِيُّ artinya adalah : Orang yang pintar sering bisa memahami.


Kesimpulan


1. Makna qad pada fi'il madhi dan contoh kalimatnya


makna qad pada fi'il madhi


2. Makna qad pada fi'il mudhari'


makna qad pada fi'il mudhari'



Arti Nahwu & Sharaf | Fungsi & Perbedaan Antara Keduanya

Sobat pasti telah sering mendengar kata nahwu dan sharaf. Bagi sobat pembaca blog ini, in syaa Allah telah mengetahui maknanya. Namun bagi pemula yang sedang mencari tahu apa itu nahwu dan sharaf, materi ini cocok untuk dibaca dan dipahami dengan baik.


penjelasan tentang nahwu dan sharaf dari dasar


Materi ini adalah materi dasar yaitu mengenai arti nahwu dan sharaf baik secara lughah maupun secara istilah, dan contoh penerapannya. 

Konsep dasar ini sangat penting dipahami untuk melangkah ke pelajaran nahwu dan sharaf lebih dalam lagi.

Apa materi dasar tersebut? Silakan baca poin di bawah ini.


Materi Pelajaran

Pada materi ini, sobat akan mengetahui seputar:

1. Apa itu nahwu dan apa pula sharaf itu?

2. Kegunaan ilmu nahwu dan ilmu sharaf

3. Apakah sama ilmu sharaf dengan ilmu tashrif?

4. Apa perbedaan ilmu nahwu dan ilmu sharaf?



Definisi nahwu


Arti nahwu secara bahasa

Nahwu secara bahasa memiliki banyak makna, beberapa diantaranya:


1. القَصْدُ 

Nahwu dapat berarti maksud.


2. المِثَال

Nahwu dapat berarti misal atau misalnya.


3. المِقْدَرُ 

Dalam hal ini nahwu mempunyai arti kadar atau ukuran


4. النَّاحِيَة

Nahwu juga bisa mempunyai makna sudut atau arah


Arti nahwu secara istilah

Nahwu adalah kaidah-kaidah untuk mengetahui keadaan harakat akhir suatu kata baik secara i'rab maupun secara bina'.


Definisi sharaf


Makna sharaf secara bahasa

Sharaf secara bahasa adalah التَّغْيِيرُ yaitu perubahan.


Jika disebutkan ilmu tashrif, itu artinya sama dengan ilmu sharaf. Jadi istilah tashrif dan sharaf itu sama artinya.


Makna sharaf secara istilah

Sharaf adalah kaidah-kaidah yang dengannya diketahui keadaan bangunan suatu kata.

Dengan kata lain, sharaf adalah perubahan bentuk kata sesuai dengan kaidah untuk tujuan yang berkaitan dengan lafal atau yang berkaitan dengan makna.


Catatan:

Perubahan yang berkaitan dengan lafal adalah perubahan yang tidak merubah makna.

Contoh perubahan lafal yang tidak merubah makna:

Asal kata قَوَلَ , kemudian berubah menjadi قَالَ 

Maknanya sama yaitu "telah berkata".


Sedangkan perubahan makna, maksudnya jika bentuk kata berubah maka maknanyapun berubah.

Contoh perubahan bentuk kata yang merubah makna:

رَجُلٌ (rajulun), artinya : seorang laki-laki. Ia bermakna tunggal.

Jika bentuk kata berubah menjadi رِجَالٌ (rijaalun), artinya : banyak laki-laki. Ia bermakna jamak. 

Ini menunjukkan bahwa perubahan lafal menunjukkan perubahan makna.


Apa perbedaan ilmu nahwu dan sharaf?


Nahwu adalah ilmu yang berbicara tentang keadaan akhir kata terutama keadaan harakat huruf terakhirnya, sedangkan sharaf adalah ilmu yang berbicara tentang bentuk kata atau bangunan kata.


apa perbedaan ilmu nahwu dan ilmu sharaf?


Nahwu adalah ilmu yang berbicara tentang hubungan suatu kata dengan kata lain atau hubungan suatu kata dengan huruf di dalam sebuah kalimat, sedangkan sharaf berbicara tentang akar suatu kata dan perubahan-perubahan yang terjadi padanya.


Contoh pembahasan ilmu nahwu:

Pembahasan seputar harakat huruf akhir pada kata, misalnya:

مُحَمَّدٌ (muhammadun), مُحَمَّدَا (muhammadan), مُحَمَّدٌ (muhammadin).


Contoh penerapan ilmu nahwu:


جَاءَ مُحَمَّدٌ (jaa-a muhammadun), artinya Muhammad telah datang.

Dalam kalimat ini مُحَمَّدٌ berharakat dhammah, karena ia sebagai fa'il.


رَأَيْتُ مُحَمَّدًا (ra-aitu muhammadan), artinya Saya telah melihat muhammad.

Dalam hal ini, muhammad berharakat fat-hah, karena ia sebagai maf'ul bih.


مَرَرْتُ بِمُحَمَّدٍ (marartu bimuhammadin), artinya Saya telah melewati Muhammad.

Dalam hal ini, muhammad berharakat kasrah, karena ia majrur oleh huruf jar بِ 


Jadi kegunaan ilmu nahwu adalah untuk mengetahui i'rab atau bina'nya kata, posisi atau fungsi kata tersebut dan hubungan kata tersebut dengan huruf atau kata lainnya dalam sebuah kalimat.


Contoh pembahasan ilmu sharaf:


Pembahasan seputar perubahan bentuk/bangunan kata, misalnya:

مُحَمَّدٌ = Muhammad (bermakna satu orang)

مُحَمَّدَانِ = dua orang bernama muhammad

مُحَمَّدُونَ = muhammad (bermakna banyak)


Jadi fungsi ilmu sharaf ini, kita dapat mengetahui makna sebuah kata dengan tepat, sebab perubahan bentuk kata dari akar katanya biasanya menunjukkan perubahan makna.


contoh pembahasan pada ilmu nahwu dan ilmu sharaf



Catatan tambahan tentang i'rab dan bina' terkait dengan pembahasan nahwu


Arti الإعراب (i'rab) adalah perubahan pada akhir kata (harakat huruf terakhir) yang disebabkan oleh adanya 'amil, perubahan yang terjadi bisa secara lafaz maupun secara taqdir.

Kata yang bisa berubah harakat huruf akhirnya (kata yang terkena i'rab) dinamakan mu'rab.


Lawan i'rab adalah bina', bina' adalah tetapnya harakat huruf akhir kata walaupun ada 'amil yang masuk kepadanya.

Kata yang tetap (yang tidak terkena i'rab) dinamakan mabniy.


Demikian penjelasan dasar tentang ilmu nahwu dan ilmu sharaf, semoga dengan memahami dasar ini akan memudahkan sobat pembaca dalam melangkah ke ilmu nahwu dan sharaf lebih jauh lagi.


belajar ilmu nahwu dan sharaf untuk pemula

Belajar nahwu, dari buku tas-hiilun nahwi

Belajar nahwu dari buku berbahasa Inggris (telah diterjemahkan ke Indonesia), dari buku ten lessons of  Arabic

Belajar bahasa Arab secara umum, dari berbagai sumber di Belajar Bahasa Arab

Belajar nahwu dari dasar dari kitab al-muyassar (terjemahan).

Belajar nahwu dan sharaf

Belajar ilmu sharaf

Belajar bahasa Arab dari kitab Durusul lughah jilid 1

Belajar bahasa Arab dari kitab Durusul lughah jilid 2

Belajar bahasa Arab dari kitab Durusul lughah jilid 3