Kekayaan, Kesuksesan, dan Kasih Sayang
Referensi Nama Bayi Laki-laki Islami dan Artinya

Apakah diantara bunda ada yang sedang hamil dan mendekati proses melahirkan? Jika iya, tentu saja bunda harus mempersiapkan sebuah nama untuk diberikan kepada sang buah hati.
Dalam ajaran agama Islam, setiap orangtua harus memberikan nama yang memiliki makna baik. Nah, berikut di bawah ini ada referensi nama bayi laki-laki Islami berserta artinya.
1. Dari Awalan Huruf “J”
- Jafar Hayat Bashar: Anak laki-laki seperti air kehidupan manusia
- Jamil Ibni Qodama: Seorang anak laki-laki yang mempunyai jiwa pemberani
- Jamil Nasir Ihsan: Anak laki-laki berparas tampan, penolong serta murah hati
- Jauhar Arifin Kamil: Laksana permata yang ahli makrifat
- Jausyan HIshul Millah: Laki-laki kuat yang akan membentengi agama Allah
- Jawahir Nur Fuadi: Batu permata yang akan menerangi hatinya
- Jifan Dzawil Amwal: Seorang yang kaya raya namun dermawan
- Jihar Abdul Khaliq: Seorang hamba yang pandai berkomunikasi berkat pemberian sang Pencipta
- Jubair Tabliq Syahid: Ulama besar yang senantiasa menyiarkan dan menegakkan kebenaran agama
- Junaidi Ghufran Wailuddin: Pasukan penolong agama yang akan mendapatkan ampunan dari Allah
- Jundullah Ulya Ar-rabih: Tentara Allah yang berakhlak mulia dan memiliki kedudukan tinggi
2. Dari Awalan Huruf “K”
- Kadi Asyam Muqsith: Seorang yang kelak menjadi pemimpin dan selalu berbuat adil seperti hakim
- Kafi A’mal Falah: Anak laki-laki yang selalu mendapat keberuntungan dan harapan tinggi
- Kafil Abdullah Jamaluddin: Seorang hamba Allah yang selalu bijaksana dalam mengurus yatim
- Kahid Zuhdi Sadad: Nama seorang sahabat Nabi yang memiliki kerendahan hati
- Kahil Ahmad Mubasyir: Pemuka kaum yang senantiasa membawa kabar gembira
- Khalid Zuhdi Sadad: Nama seorang sahabat Nabi yang gagah dan mempunyai kerendahan hati
- Kamil Putra Majid: Seorang anak laki-laki yang mempunyai sifat bak serta terpuji
- Karim Abdullah Ushaim: Hamba Allah berakhlak mulia dan selalu terpelihara dari perbuatan buruk
- Kazhim Zainal Arifin: Orang yang bisa memegang amanah, baik hari dan bijaksana
- Kashiful Qulub Bashar: Laki-laki yang pandai membuka hati orang lain
- Kaidar Junaid Lahib: Prajurit yang berakal cerdas serta sangat kuat
- Khabir Ulwan Shiddiq: Anak laki-laki yang mempunyai kedudukan tinggi dan selalu berlaku jujur
- Khairuddin Mufid Hanan: Anak laki-laki yang senantiasa bermanfaat bagi agama maupun orang disekitar
3. Dari Awalan Huruf “L”
- Lahid Imadul Bilad: Laki-laki berkulit putih cerdas yang kelak akan membatu negaranya
- Laqif Syamsu Rijal: Orang yang pandai dan selalu menjadi penerang bagi kaum pria
- Lathief Sahfa Firdaus: Laksana surga jernih yang dipenuhi oleh kelembutan
- Lukmanul Hakim Ayysasy: Seorang pemimpin yang selalu bjak dan panjang umur
- Luthfi Hadi Hamizan: Anak laki-laki berhati lembut dan berakal cerdas, serta selalu mendapat petunjuk
4. Dari Awalan Huruf “M”
- Mahdi Addar Quthni: Seorang imam perawi hadits yang senantiasa mendapatkan hidayah
- Maajid Rafiq Khathir: Menjadi sahabat akrab bagi orang yang berakhlak mulia dan mudah mengerti
- Malik Abdul Al-Hadi: Seorang hamba yang berdaulat dan mendapat petunjuk dari Allah
- Malka Firdaus Syarif: Surga Firdaus menjadi tempat berkumpulkan manusia berakhlak mulia dan terhormat
- Maulana Nur Muhammad: Anak laki-laki bijaksana yang menjadi penerang hati bagi orang lain.
Ingin Tahu Gambaran Jodoh Anda Seperti Apa? Yuk Simak Cara-cara Berikut Ini

Bagi anda yang sudah memiliki pasangan kekasih ataupun teman dekat saat ini, pastinya anda menginginkan akhir yang bahagia dengan hubungan tersebut. Siapapun pasti berharap bahwa hubungan serius yang sedang dijalani terutama bagi orang-orang dengan usia matang akan berakhir ke jenjang pernikahan. Tapi jika diingat-ingat kembali memang jodoh hanyalah misteri yang diketahui oleh tuhan seorang.
Bahkan pepatah pun mengatakan bahwa manusia hanya bisa berencana sisanya kembali kepada Tuhan yang menentukan. Jadi secocok dan semulus apapun hubungan itu berlangsung, jika Tuhan tidak mentakdirkan untuk bersama maka orang tersebut belum tentu akan menjadi jodoh anda. Sebagai manusia kita hanya bisa mengharapkan diberikan yang terbaik atas hubungan tersebut.
Tentunya hal-hal semacam itu terkadang membuat kita bertanya-tanya sebagai manusia kira-kira siapakah yang akan menjadi jodoh kita kelak. Karena dengan mengetahui jodoh kita pada akhirnya tentu kita tidak akan susah-susah menjalani kisah percintaan dengan orang yang salah. Tapi tentunya hal semacam itu tidak mungkin bisa terjadi pada siapapun di dunia.
Namun, meskipun begitu tetap ada cara-cara yang bisa dilakukan untuk setidaknya mengetahui kira-kira gambaran jodoh kita kelak akan seperti apa. Untuk anda yang penasaran, berikut ini terdapat cara mengetahui gambaran jodoh masa depan yang bisa anda ikuti dan lakukan untuk mengetahui gambarannya.
1. Mengetahui isi hati terdalam
Salah satu tanda bahwa ternyata orang yang berada di samping anda adalah jodoh anda yaitu anda bisa saling mengetahui isi hati terdalam tanpa berbicara sekalipun. Jika anda merasa begitu itu artinya anda sudah terkoneksi secara tidak langsung dengan orang tersebut.
2. Merasa telah menemukan seseorang yang tepat
Saat anda menjalani hubungan dengan seseorang pastinya anda pernah merasakan keraguan ataupun keyakinan pada hubungan tersebut. Jika anda merasakan keyakinan menjalani hubungan dengan orang tersebut maka bisa jadi itu salah pertanda bahwa ia jodoh anda.
3. Merasakan rasa nyaman dan aman dengan orang tersebut
Saat anda berada dekat orang tersebut atau bahkan anda berada di tempat yang cukup ramai namun selama ada orang tersebut menemani maka anda akan merasa tetap aman dan nyaman. Bisa jadi itu merupakan salah satu pertanda bahwa ia memang dikirimkan untuk anda.
4. Masalah apapun tidak menjadi penghalang hubungan yang dijalani
Jika anda sedang menjalani hubungan dengan seseorang namun ternyata selama menjalani hubungan tersebut anda dan pasangan mengalami banyak kesulitan, jangan menyerah dulu. Selama anda dan pasangan tetap menghadapinya berdua dengan kuat maka bisa jadi ia memang dikirimkan untuk anda hanya saja anda dan pasangan harus bsia melewati rintangan tersebut sebelum akhirnya berakhir di pernikahan.
5. Memiliki pandangan hidup yang sama
Jika anda dan pasangan memiliki pandangan hidup yang sama maka untuk kedepannya menjalani kehidupan berdua bukanlah suatu hal yang sulit. Karena komunikasi dan cara pandang merupakan kunci sukses bagaimana hubungan bisa berjalan. Jadi pastikan anda dan pasangan memiliki pandangan hidup yang sama.
6. Memiliki kemiripan wajah
Terakhir kemiripan wajah, sebenarnya kemiripan wajah disini bukanlah suatu kepastian. Namun biasanya orang yang terbiasa bersama dan memang ditakdirkan untuk bersama akan memiliki beberapa persamaan yang membuat orang di sekitarnya merasa kalau pasangan tersebut memiliki kemiripan.
Bila Bosan Melanda Rumah Tangga
Penyebab Munculnya Rasa Bosan
1. Anda melakukan kesalahan berulang-ulang.
2. Beban Anda memang berat dan tidak pernah henti.
3. Idealisme Anda terlalu tinggi
Kebosanan yang Melahirkan Kekuatan Baru
Berikut tips-tips yang bisa Anda simak:
Meremas Mesra Tangan Istri
Rumah tangga. Pernahkah Anda sedikit merenung tentang kata itu? Misalnya, kenapa keluarga disebut pula dengan rumah tangga dalam bahasa Indonesia. Secara kasar, mari sama-sama kita berandai-andai mengurai.
Rumah tangga, gambaran sebuah rumah yang untuk mencapainya setiap pelaku harus melewati sebuah tangga. Terkadang tangganya licin dan curam, tapi tak jarang banyak tangga yang landai dan menyenangkan. Tapi pada dasarnya, setiap anak tangga akan menguras tenaga setiap pelakunya untuk menuju rumah yang diidamkan.
Berat memang menapaki satu demi satu anak tangga menuju rumah bahagia. Bosan kadang menyelinap dan menggoda, apalagi bagi pasangan yang sudah bersama-sama lebih dari lima tahun lamanya. Cekcok sesekali mewarnai perjalanannya. Bahkan tak jarang ada yang gagal melanjutkan putaran roda menapaki anak tangga.
Rasulullah pernah bersabda, "Sebaik-baik kamu adalah yang paling baik terhadap keluarganya dan aku adalah orang yang terbaik di antara kalian terhadap keluargaku." (HR. Tirmidzi & Ibnu Majah) Setelah beberapa lama Anda berkeluarga sudah seberapa jauh kita lupa tentang esensi hadits di atas?
Esensi hadits di atas adalah perbuatan baik, manis, lembut yang membuat anggota keluarga kita menjadi lebih bahagia dari biasanya.Lama waktu yang kita tempuh dalam rumah tangga membuat kita terkadang lupa bahwa kita juga harus berbuat baik. Rutinitas dan aktivitas yang itu-itu membuat kita lupa kapan terakhir kali Anda membuat istri atau suami tertawa lepas bahagia.
Terkadang kita perlu melakukan hal-hal kecil yang membuat pasangan kita berbunga hatinya. Seperti memuji dan mengatakan betapa cantik istri Anda hari ini dengan gaun warna biru, atau betapa gagah suami Anda dengan dasi warna ungu. Bukankah Rasulullah juga melakukan hal yang sama dengan menyebut istrinya, Aisyah dengan panggilan, "Ya humairoh." "Duhai si Pipi Merah."
Satu hal yang tak kalah penting dari puji-pujian ringan adalah menjaga keluarga dari kebathilan. Satu kebathilan yang dilakukan istri atau suami, akan mempengaruhi perjalanan sebuah rumah tangga. Menghiasi rumah tangga kita dengan kebaikan adalah kewajiban, seperti wajibnya kita menjaga keutuhannya.
Menghiasi rumah tangga dengan kebaikan memang perlu, sama perlunya dengan berhias diri menyenangkan hati suami atau istri.Terkadang, kita tidak sadar, kerapian suami, kecantikan istri justru bukan untuk pasangannya sendiri. Suami berangkat berangkat ke tempat kerja dengan baju rapi dan bau wangi, tapi saat di rumah ia hanya mengenakan pakaian kebesaran, sarung butut dan kaos buluk. Mulai sekarang, gantilah penampilan Anda.Tak ada salahnya tubuh Anda beraroma wangi dan pakaian Anda rapi, apalagi untuk suami atau istri.
Dan yang tak boleh Anda lupa adalah bersikap dan berlaku mesra. Jarak waktu yang panjang biasanya membuat kita, "pengantin lama" kehilangan kemesraannya. Ingat, kemesraan bukan milik pengantin baru saja. Apalagi Rasulullah pernah bersabda, "Suami-istri yang saling meremaskan tangan, maka berguguran dosa-dosanya." Subhanallah, sungguh indah luar biasa. Bagaimana, jika mulai hari ini Anda dan pasangan Anda menjadi "pengantin baru" kembali? Setuju...
Keluarga Sakinah: 17 Jurus Membahagiakan Suami
Salah satu kunci keluarga sakinah adalah adanya cinta dan kasih sayang suami dan istri yang dibangun di atas spirit saling membahagiakan.
- Sekembalinya suami dari bekerja, dinas luar kota, bepergian, atau kemana pun dia pergi, sambutlah dia dengan baik.
- Temui dia dengan wajah riang gembira.
- Bersolek dan pakailah wewangian.
- Kabarilah dia dengan kabar-kabar baik yang menggembirakan. Tahan diri Anda untuk menyampaikan berita-berita buruk, setidaknya sampai dia telah beristirahat dengan cukup.
- Berusaha keraslah untuk menyajikan makanan-makanan bermutu, dan sajikanlah selalu tepat waktu.
- Usahakan agar Anda selalu tampil cantik dan merendahkan suara di hadapannya. Lakukanlah hal itu hanya untuk suami Anda, dan jangan menampakkan kecantikan Anda di hadapan laki-laki yang bukanmahram(laki-laki yang layak untuk engkau nikahi jika engkau belum menikah).
- Rawatlah dengan baik tubuh dan kebugaran jasmani Anda.
- Kenakanlah pakaian-pakaian yang menarik dan pakailah parfum yang aromanya disukai suami Anda.
- Mandilah secara teratur. Apabila telah bersih dari haid, bersihkanlah setiap berkas darah atau bau tak sedap.
- Gunakanlah jenis parfum, warna-warna, dan pakaian yang disenangi suami Anda.
- Ubahlah gaya rambut, parfum, dan lainnya dari waktu ke waktu untuk menghindari kejenuhan.
- Bagaimanapun, semua hal di atas harus dilakukan dengan tidak berlebih-lebihan, dan tentu saja, jangan melakukannya di hadapan laki-laki dan wanita yang bukan mahram.
…semua hal di atas harus dilakukan dengan tidak berlebih-lebihan, dan tentu saja, jangan melakukannya di hadapan laki-laki dan wanita yang bukan mahram…
- Bergegaslah untuk melakoni hubungan intim ketika suami Anda merasa sangat berhasrat untuk melakukannya.
- Jagalah kebersihan tubuh dan senantiasa tampil harum semaksimal mungkin. Pun demikian, jangan lupa untuk membersihkan setiap cairan yang keluar selama berhubungan intim.
- Lontarkan ungkapan-ungkapan cinta yang mesra kepada suami Anda.
- Biarkan suami Anda untuk memuaskan gairahnya.
- Pilihkan waktu yang sesuai dan kesempatan yang baik untuk memuaskan suami. Beri dia stimulus untuk berhubungan intim sepulangnya dia dari perjalanan jauh yang memakan waktu lama.
- Anda jangan pernah merasa depresi hanya karena suami Anda miskin atau memiliki pekerjaan dan karir yang biasa-biasa saja. Selama Anda dan suami dekat Allah –Sang Pemberi rezeki—, maka Dia pun akan menggelontorkan rezeki dan karunianya.
- Anda mesti melihat orang-orang sekeliling yang miskin, sakit, cacat, dan lainnya. Lantas bandingkan dengan semua yang telah Allah karuniai kepada Anda dan keluarga.
- Ingatlah selalu bahwa kekayaan sejati terletak pada tingginya keimanan dan keshalihan. Dua hal itu merupakan investasi terbaik untuk menjalani kehidupan yang kekal kelak.
…jangan pernah merasa depresi hanya karena suami Anda miskin atau memiliki pekerjaan yang biasa-biasa saja. Selama Anda dan suami dekat Allah Sang Pemberi rezeki, maka Dia pun akan menggelontorkan rezeki dan karunianya…
- Jangan menjadikan hal-hal duniawi sebagai harapan dan minat Anda.
- Anda tak perlu banyak memohon kepada suami Anda hal-hal yang tidak penting.
- Kendati demikian, hidup zuhud bukan berarti tidak boleh menikmati hal-hal yang baik dan dibolehkan (baca: dihalalkan) syariat Islam. Namun pastinya, Anda harus memprioritaskan kehidupan akhirat kelak, dan memanfaatkan semua sarana dan faktor-faktor yang dapat memberikan keuntungan di surga.
- Doronglah suami Anda untuk meminimalkan pengeluaran untuk hal-hal tidak penting, dan doronglah dia untuk menabung agar bisa memberi sedekah dan zakat kepada orang-orang miskin dan mereka yang membutuhkan.
- Berdasarkan sabda Rasulullah SAW, mayoritas penghuni neraka adalah wanita, dikarenakan mereka tidak bersyukur.
- Hasil dari rasa bersyukur adalah suami Anda akan lebih mencintai Anda, dan dia akan berupaya keras untuk membahagiakan Anda dengan beragam cara.
- Sementara dampak dari tidak bersyukur adalah suami Anda akan kecewa, lantas mulai bertanya, “Mengapa saya harus berbuat baik kepada istri saya, sementara dia tidak pernah bersyukur dan hormat?!”
- Bersikap setia terutama ketika suami didera musibah yang menimpa raga atau pekerjaannya, semisal kecelakaan atau kebangkrutan.
- Dukunglah suami Anda dengan apa pun yang Anda miliki (baik materi ataupun non-materi).
…Bersikap setia terutama ketika suami didera musibah yang menimpa raga atau pekerjaannya, semisal kecelakaan atau kebangkrutan…
- Penuhilah permintaan suami dan taatilah semua permintaan-permintaannya, jika memang tidak menyelisihi Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW.
- Dalam Islam, suami adalah pemimpin keluarga, dan istri adalah penyokong dan konsultan baginya.
- Jika Anda bersalah dan melakukan kekeliruan, maka mintalah maaf kepadanya.
- Namun jika dia yang melakukan kesalahan, maka Anda harus tetap bersikap tenang, jangan mengkritiknya dengan pedas, mendebat, menentang, atau bahkan berteriak. Tunggulah sampai kemarahannya mereda, lalu diskusikan segala sesuatunya secara damai.
- Kemudian jika dia marah dikarenakan faktor-faktor eksternal, maka ada baiknya Anda diam, sampai kemarahannya sirna. Lalu tanyakan kepadanya apa yang membuatnya marah; apakah kelelahan, problem di kantor, ada orang yang menghinanya, dan lain sebagainya. Dan jangan banyak bertanya, namun fokus pada apa-apa yang membuatnya marah. Anda bisa bertanya kepadanya, “Kamu harus memberitahu kepadaku apa yang terjadi?”, “Aku harus tahu apa yang membuatmu marah?”, atau “Kamu membunyikan sesuatu, dan aku punya hak untuk tahu apa itu”.
- Jagalah diri Anda dari segala hubungan yang diharamkan.
- Jaga setiap rahasia-rahasia keluarga, terutama yang berkenaan dengan hubungan suami-istri.
- Menjaga rumah dan merawat anak-anak.
- Menjaga uang dan segala harta bendanya.
- Jangan sekali-kali keluar rumah tanpa izin suami, dan tanpa mengenakan hijab (jilbab) yang rapih.
- Tolak kehadiran orang-orang yang tidak disenangi suami, jangan biarkan mereka masuk ke dalam rumah ketika suami tidak ada.
- Jangan biarkan laki-laki non-mahran berduaan dengan Anda di mana pun.
…Tolak kehadiran orang-orang yang tidak disenangi suami, jangan biarkan mereka masuk ke dalam rumah ketika suami tidak ada…
- Anda harus menyambut dan bersikap baik kerabat dan teman-teman suami Anda, terutama kedua orangtuanya.
- Sebisa mungkin Anda harus menghindari masalah dengan para kerabatnya.
- Anda harus menghindari memojokkan suami Anda ke posisi di mana dia harus memilih antara ibu dan istrinya secara dilematis.
- Tunjukkan keramahtamahan Anda kepada tamu-tamunya, dengan cara menyiapkan tempat yang menyenangkan kepada mereka untuk duduk, menyajikan makanan yang paling baik, menyambut istri-istri mereka, dan lain sebagainya.
- Dorong suami Anda agar secara rutin bersilaturahim ke kerabat keluarganya, dan agar mereka mengunjungi rumah Anda.
- Telponlah orangtua suami Anda, kakak-kakak dan adik-adiknya; kirimi mereka surat, beri mereka hadiah, bantu mereka ketika terkena musibah, dan lainnya.
- Kecemburuan merupakan indikasi cinta dan sayangnya seorang istri kepada suaminya, namun tetap harus dalam batas-batas koridor ajaran Islam. Dalam artian, Anda boleh saja cemburu, tapi jangan sampai kecemburuan Anda dibarengi dengan caci-maki atau ghibah kepada orang lain.
- Jangan mengikuti atau menciptakan keraguan-keraguan tidak mendasar di dalam diri Anda terkait suami Anda.
…Kecemburuan merupakan indikasi cinta dan sayangnya seorang istri kepada suaminya, namun tetap harus dalam batas-batas koridor ajaran Islam…
- Bersabarlah ketika Anda dan suami menghadapi kemiskinan dan keadaan-keadaan yang menegangkan.
- Bersabarlah ketika musibah atau malapetaka menimpa Anda, suami, anak-anak, kerabat, atau harta benda Anda, baik musibah penyakit, kecelakaan, kematian, dan lain-lain.
- Bersabarlah ketika suami Anda menerima tantangan dan rintangan dalam berdakwah (seperti diintimidasi, disiksa, dipenjara, atau bahkan dibunuh). Dukung dan kuatkan selalu suami Anda agar senantiasa berada di atas rel ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan selalu ingatkan dia akan surga yang dijanjikan Allah bagi orang-orang bertauhid lurus.
- Jika suami Anda memperlakukan Anda secara tidak baik, maka bersabarlah dan balaslah perlakuan buruknya dengan perlakuan baik.
- Bekerjasamalah dengan suami Anda dan ingatkan dia untuk melaksanakan berbagai ibadah wajib dan sunnah.
- Dorong suami Anda agar melaksanakan shalat tahajud.
- Ajak dia untuk rutin membaca Al-Qur’an dan memahami makna serta tafsirnya.
- Ajak suami Anda untuk mendengarkan ceramah-ceramah keislaman.
- Ingatlah selalu Allah.
- Pelajarilah hukum-hukum dan ajaran Islam untuk muslimah.
- Dukunglah aktivitas suami dengan memberinya berbagai opini bijak, dan redakanlah rasa sakitnya.
- Luangkanlah waktu Anda untuk melakukan dakwah bersama suami.
- Beri motivasi suami Anda untuk pergi berjihad, jika memang diharuskan dan kondisi memungkinkan. Ingatkan dia bahwa ketika dia berjihad, maka Anda dan anak-anak akan dijaga oleh Allah.
…Beri motivasi suami Anda untuk pergi berjihad, jika memang diharuskan dan kondisi memungkinkan. Ingatkan dia bahwa ketika dia berjihad, maka Anda dan anak-anak akan dijaga oleh Allah…
- Upayakan agar rumah selalu bersih dan tertata dengan baik.
- Ubahlah tata letak barang-barang di rumah Anda dari waktu ke waktu untuk menghindari kebosanan.
- Pelajari semuaskillpemeliharaan rumah.
- Pelajari bagaimana merawat anak-anak secara baik berdasarkan ajaran Islam.
- Jangan membelanjakan uang suami Anda, bahkan untuk berderma sekalipun, tanpa meminta izin darinya.
- Rawatlah rumah, kendaraan, dan barang-barang pribadi suami, ketika dia tidak ada di rumah.
- Upayakan agar anak-anak senantiasa ada dalam kondis bersih, rapih, terawat, berpendidikan, berakhlak baik, dan lain sebagainya. Ajarkan kepada mereka prinsip-prinsip Islam yang luhur; ceritakan juga kisah-kisah para nabi, sahabat Rasul, serta orang-orang shaleh terdahulu.
Khadijah Binti Khuwailid: Sang Kekasih yang Selalu Dikenang Jasanya
Beliau adalah putri dari Khuwailid bin Asad bin Abdul Uzza bin Qushai bin Kilab al-Qurasyiyah al-Asadiyah. Dijuluki ath-Thahirah yakni yang bersih dan suci. Sayyidah Quraisy ini dilahirkan di rumah yang mulia dan terhormat kira-kira 15 tahun sebelum tahun fill (tahun gajah). Beliau tumbuh dalam lingkungan keluarga yang mulia dan pada gilirannya beliau menjadi seorang wanita yang cerdas dan agung. Beliau dikenal sebagai seorang yang teguh dan cerdik dan memiliki perangai yang luhur. Karena itulah banyak laki-laki dari kaumnya menaruh simpati kepadanya.
Setelah itu banyak dari para pemuka-pemuka Quraisy yang menginginkan beliau tetapi beliau memprioritaskan perhatiannya dalam mendidik putra-putrinya, juga sibuk mengurusi perniagaan yang mana beliau menjadi seorang yang kaya raya. Suatu ketika, beliau mencari orang yang dapat menjual dagangannya, maka tatkala beliau mendengar tentang Muhammad sebelum diangkat menjadi Nabi, yang memiliki sifat jujur, amanah dan berakhlak mulia, maka beliau meminta kepada Muhammad untuk menjualkan dagangannya bersama seorang pembantunya yang bernama Maisarah.
Beliau memberikan barang dagangan kepada Muhammad melebihi dari apa yang dibawa oleh selainnya. Muhammad al-Amin pun menyetujuinya dan berangkatlah beliau bersama Maisarah dan Allah menjadikan perdagangannya tersebut menghasilkan laba yang banyak. Khadijah merasa gembira dengan hasil yang banyak tersebut karena usaha dari Muhammad, akan tetapi ketakjubannya terhadap kepribadian Muhammad lebih besar dan lebih mendalam dari semua itu. Maka mulailah muncul perasaan-perasaan aneh yang berbaur dibenaknya, yang belum pernah beliau rasakan sebelumnya. Pemuda ini tidak sebagaimana kebanyakan laki-laki lain dan perasaan-perasaan yang lain.
Akan tetapi dia merasa pesimis; mungkinkah pemuda tersebut mau menikahinya, mengingat umurnya sudah mencapai 40 tahun? Apa nanti kata orang karena ia telah menutup pintu bagi para pemuka Quraisy yang melamarnya?
Maka disaat dia bingung dan gelisah karena problem yang menggelayuti pikirannya, tiba-tiba muncullah seorang temannya yang bernama Nafisah binti Munabbih, selanjutnya dia ikut duduk dan berdialog hingga kecerdikan Nafisah mampu menyibak rahasia yang disembuyikan oleh Khodijah tentang problem yang dihadapi dalam kehidupannya. Nafisah membesarkan hati Khadijah dan menenangkan perasaannya dengan mengatakan bahwa Khadijah adalah seorang wanita yang memiliki martabat, keturunan orang terhormat, memiliki harta dan berparas cantik.Terbukti dengan banyaknya para pemuka Quraisy yang melamarnya.
Selanjutnya, tatkala Nafisah keluar dari rumah Khadijah, dia langsung menemui Muhammad al-Amin hingga terjadilah dialog yang menunjukan kelihaian dan kecerdikannya:
Nafisah : Apakah yang menghalangimu untuk menikah wahai Muhammad?
Muhammad : Aku tidak memiliki apa-apa untuk menikah .
Nafisah : (Dengan tersenyum berkata) Jika aku pilihkan untukmu seorang wanita yang kaya raya, cantik dan berkecukupan, maka apakah kamu mau menerimanya?
Muhammad : Siapa dia ?
Nafisah : (Dengan cepat dia menjawab) Dia adalah Khadijah binti Khuwailid
Muhammad : Jika dia setuju maka akupun setuju.
Nafisah pergi menemui Khadijah untuk menyampaikan kabar gembira tersebut, sedangkan Muhammad al-Amin memberitahukan kepada paman-paman beliau tentang keinginannya untuk menikahi sayyidah Khadijah. Kemudian berangkatlah Abu Tholib, Hamzah dan yang lain menemui paman Khadijah yang bernama Amru bin Asad untuk melamar Khadijah bagi putra saudaranya, dan selanjutnya menyerahkan mahar.
Setelah usai akad nikah, disembelihlah beberapa ekor hewan kemudian dibagikan kepada orang-orang fakir. Khadijah membuka pintu bagi keluarga dan handai taulan dan diantara mereka terdapat Halimah as-Sa'diyah yang datang untuk menyaksikan pernikahan anak susuannya. Setelah itu dia kembali ke kampungnya dengan membawa 40 ekor kambing sebagai hadiah perkawinan yang mulia dari Khadijah, karena dahulu dia telah menyusui Muhammad yang sekarang menjadi suami tercinta.
Maka jadilah Sayyidah Quraisy sebagai istri dari Muhammad al-Amin dan jadilah dirinya sebagai contoh yang paling utama dan paling baik dalam hal mencintai suami dan mengutamakan kepentingan suami dari pada kepentingan sendiri. Manakala Muhammad mengharapkan Zaid bin Haritsah, maka dihadiahkanlah oleh Khadijah kepada Muhammad. Demikian juga tatkala Muhammad ingin mengembil salah seorang dari putra pamannya, Abu Tholib, maka Khadijah menyediakan suatu ruangan bagi Ali bin Abi Tholib radhiallâhu 'anhu agar dia dapat mencontoh akhlak suaminya, Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam .
Allah memberikan karunia pada rumah tangga tersebut berupa kebehagaian dan nikmat yang berlimpah, dan mengkaruniakan pada keduanya putra-putri yang bernama al-Qasim, Abdullah, Zainab, Ruqqayah, Ummi Kalsum dan Fatimah.
Kemudian Allah Ta'ala menjadikan Muhammad al-Amin ash-Shiddiq menyukai Khalwat (menyendiri), bahkan tiada suatu aktifitas yang lebih ia sukai dari pada menyendiri. Beliau menggunakan waktunya untuk beribadah kepada Allah di Gua Hira' sebulan penuh pada setiap tahunnya. Beliau tinggal didalamnya beberapa malam dengan bekal yang sedikit jauh dari perbuatan sia-sia yang dilakukan oleh orang-orang Makkah yakni menyembah berhala dan lain –lain.
Sayyidah ath-Thahirah tidak merasa tertekan dengan tindakan Muhammad yang terkadang harus berpisah jauh darinya, tidak pula beliau mengusir kegalauannya dengan banyak pertanyaan maupun mengobrol yang tidak berguna, bahkan beliau mencurahkan segala kemampuannya untuk membantu suaminya dengan cara menjaga dan menyelesaikan tugas yang harus dia kerjakan dirumah. Apabila dia melihat Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam pergi ke gua, kedua matanya senantiasa mengikuti suaminya terkasih dari jauh. Bahkan dia juga menyuruh orang-orang untuk menjaga beliau tanpa mengganggu suaminya yang sedang menyendiri.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam tinggal di dalam gua tersebut hingga batas waktu yang Allah kehendaki, kemudian datanglah Jibril dengan membawa kemuliaan dari Allah sedangkan beliau di dalam gua Hira' pada bulan Ramadhan. Jibril datang dengan membawa wahyu.Selanjutnya beliay Nabi Saw keluar dari gua menuju rumah beliau dalam kegelapan fajar dalam keadaaan takut, khawatir dan menggigil seraya berkata: "Selimutilah aku ….selimutilah aku …".
Setelah Khadijah meminta keterangan perihal peristiwa yang menimpa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam, beliau menjawab:"Wahai Khadijah sesungguhnya aku khawatir terhadap diriku".
Maka Istri yang dicintainya dan yang cerdas itu menghiburnya dengan percaya diri dan penuh keyakinan berkata: "Allah akan menjaga kita wahai Abu Qasim, bergembiralah wahai putra pamanku dan teguhkanlah hatimu. Demi yang jiwaku ada ditangan-Nya, sugguh aku berharap agar anda menjadi Nabi bagi umat ini. Demi Allah, Dia tidak akan menghinakanmu selamanya, sesungguhnya anda telah menyambung silaturahmi, memikul beban orang yang memerlukan, memuliakan tamu dan menolong para pelaku kebenaran.
Maka menjadi tentramlah hati Nabi berkat dukungan ini dan kembalilah ketenangan beliau karena pembenaran dari istrinya dan keimanannya terhadap apa yang beliau bawa.
Namun hal itu belum cukup bagi seorang istri yang cerdas dan bijaksana, bahkan beliau dengan segera pergi menemui putra pamannya yang bernama waraqah bin Naufal, kemudian beliau ceritakan perihal yang terjadi pada Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam . Maka tiada ucapan yang keluar dari mulutnya selain perkataan: "Qudus….Qudus…..Demi yang jiwa Waraqah ada ditangan-Nya, jika apa yang engkau ceritakan kepadaku benar, maka sungguh telah datang kepadanya Namus Al-Kubra sebagaimana yang telah datang kepada Musa dan Isa, dan Nuh alaihi sallam secara langsung.
Tatkala melihat kedatangan Nabi, sekonyong-konyong Waraqah berkata: "Demi yang jiwaku ada ditangan-Nya, Sesungguhnya engkau adalah seorang Nabi bagi umat ini, pastilah mereka akan mendustakan dirimu, menyakiti dirimu, mengusir dirimu dan akan memerangimu. Seandainya aku masih menemui hari itu sungguh aku akan menolong dien Allah ". Kemudian ia mendekat kepada Nabi dan mencium ubun-ubunnya. Maka Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: " Apakah mereka akan mengusirku?". Waraqah menjawab: "Betul, tiada seorang pun yang membawa sebagaimana yang engkau bawa melainkan pasti ada yang menentangnya. Kalau saja aku masih mendapatkan masa itu …kalau saja aku masih hidup…". Tidak beberapa lama kemudian Waraqah wafat.
Menjadi tenanglah jiwa Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam tatkala mendengar penuturan Waraqah, dan beliau mengetahui bahwa akan ada kendala-kendala di saat permulaan berdakwah, banyak rintangan dan beban. Beliau juga menyadari bahwa itu adalah sunnatullah bagi para Nabi dan orang-orang yang mendakwahkan dien Allah. Maka beliau menapaki jalan dakwah dengan ikhlas semata-mata karena Allah Rabbul Alamin, dan beliau mendapatkan banyak gangguan dan intimidasi.
Adapun Khadijah adalah seorang yang pertama kali beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan yang pertama kali masuk Islam.
Beliau adalah seorang istri Nabi yang mencintai suaminya dan juga beriman, berdiri mendampingi Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam yang dicintainya untuk menolong, menguatkan dan membantunya serta menolong beliau dalam menghadapi kerasnya gangguan dan ancaman sehingga dengan hal itulah Allah meringankan beban Nabi-Nya.Tidaklah beliau mendapatkan sesuatu yang tidak disukai, baik penolakan maupun pendustaan yang menyedihkan beliau Shallallahu 'alaihi wasallam kecuali Allah melapangkannya melalui istrinya bila beliau kembali ke rumahnya. Beliau (Khadijah) meneguhkan pendiriannya, menghiburnya, membenarkannya dan mengingatkan tidak berartinya celaan manusia pada beliau Shallallahu 'alaihi wasallam. Dan ayat-ayat Al-Qur'an juga mengikuti (meneguhkan Rasulullah), Firman-Nya:
"Hai orang-orang yang berkemul (berselimut), bangunlah, lalu berilah peringatan! Dan Rabb-Mu agungkanlah, dan pakaianmu bersihkanlah, dan perbuatan dosa tinggalkanlah, dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (belasan) yang lebih banyak. Dan untuk (memenuhi perintah) Rabb-Mu, bersabarlah!"(Al-Muddatstsir:1-7).
Sehingga sejak saat itu Rasulullah yang mulia memulai lembaran hidup baru yang penuh barakah dan bersusah payah. Beliau katakan kepada sang istri yang beriman bahwa masa untuk tidur dan bersenang-senang sudah habis. Khadijah radhiallâhu 'anha turut mendakwahkan Islam disamping suaminya -semoga shalawat dan salam terlimpahkan kepada beliau. Diantara buah yang pertama adalah Islamnya Zaid bin Haritsah dan juga keempat putrinya semoga Allah meridhai mereka seluruhnya.
Mulailah ujian yang keras menimpa kaum muslimin dengan berbagai macam bentuknya, akan tetapi Khadijah berdiri kokoh bak sebuah gunung yang tegar kokoh dan kuat. Beliau wujudkan Firman Allah Ta'ala:
"Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: 'Kami telah beriman' , sedangkan mereka tidak diuji lagi?" . (Al-'Ankabut:1-2).
Allah memilih kedua putranya yang pertama Abdullah dan al-Qasim untuk menghadap Allah tatkala keduanya masih kanak-kanak, sedangkan Khadijah tetap bersabar. Beliau juga melihat dengan mata kepalanya bagaimana syahidah pertama dalam Islam yang bernama Sumayyah tatkala menghadapi sakaratul maut karena siksaan para thaghut hingga jiwanya menghadap sang pencipta dengan penuh kemuliaan.
Beliau juga harus berpisah dengan putri dan buah hatinya yang bernama Ruqayyah istri dari Utsman bin Affan radhiallâhu 'anhu karena putrinya hijrah ke negeri Habsyah untuk menyelamatkan diennya dari gangguan orang-orang musyrik. Beliau saksikan dari waktu ke waktu yang penuh dengan kejadian besar dan permusuhan. Akan tetapi tidak ada kata putus asa bagi seorang Mujahidah. Beliau laksanakan setiap saat apa yang difirmankan Allah Ta'ala :
"Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu sungguh-sungguh akan mendengar dari orang-orang yang diberikan kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, ganguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang di utamakan ". (Ali Imran:186).
Sebelumnya, beliau juga telah menyaksikan seluruh kejadian yang menimpa suaminya al-Amin ash-Shiddiq yang mana beliau berdakwah di jalan Allah, namun beliau menghadapi segala musibah dengan kesabaran. Semakin bertambah berat ujian semakin bertambahlah kesabaran dan kekuatannya. Beliau campakkan seluruh bujukan kesanangan dunia yang menipu yang hendak ditawarkan dengan aqidahnya.
Dan pada saat-saat itu beliau bersumpah dengan sumpah yang menunjukkan keteguhan dalam memantapkan kebenaran yang belum pernah dikenal orang sebelumnya dan tidak bergeming dari prinsipnya walau selangkah semut. Beliau bersabda: "Demi Allah wahai paman! seandainya mereka mampu meletakkan matahari di tangan kananku dan bulan di tangan kiriku agar aku meninggalkan urusan dakwah ini, maka sekali-kali aku tidak akan meninggalkannya hingga Allah memenangkannya atau aku yang binasa karenannya".
Begitulah Sayyidah mujahidah tersebut telah mengambil suaminya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam sebagai contoh yang paling agung dan tanda yang paling nyata tentang keteguhan diatas iman.
Oleh karena itu, kita mendapatkan tatkala orang-orang Quraisy mengumumkan pemboikotan mereka terhadap kaum muslimin untuk menekan dalam bidang politik, ekonomi dan kemasyarakatan dan mereka tulis naskah pemboikotan tersebut kemudian mereka tempel pada dinding ka'bah; Khadijah tidak ragu untuk bergabung dengan kaum muslimin bersama kaum Abu Thalib dan beliau tinggalkan kampung halamannya untuk menempa kesabaran selama tiga tahun bersama Rasul dan orang-orang yang menyertai beliau menghadapi beratnya pemboikotan yang penuh dengan kesusahan dan menghadapi kesewenang-wenangan para penyembah berhala.
Hingga berakhirlah pemboikotan yang telah beliau hadapi dengan iman, tulus dan tekad baja tak kenal lelah. Sungguh Sayyidah Khadijah telah mencurahkan segala kemampuannya untuk menghadapi ujian tersebut di usia 65 tahun. Selang enam bulan setelah berakhirnya pemboikotan itu wafatlah Abu Thalib, kemudian menyusul seorang mujahidah yang sabar -semoga Allah meridhai beliau- tiga tahun sebelum hijrah.
Dengan wafatnya Khadijah maka meningkatlah musibah yang Rasul hadapi. Karena bagi Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam, Khadijah adalah teman yang tulus dalam memperjuangkan Islam.
Begitulah Nafsul Muthmainnah telah pergi menghadap Rabbnya setelah sampai pada waktu yang telah ditetapkan, setelah beliau berhasil menjadi teladan terbaik dan paling tulus dalam berdakwah di jalan Allah dan berjihad dijalan-Nya. Dalalm hubungannya, beliau menjadi seorang istri yang bijaksana, maka beliau mampu meletakkan urusan sesuai dengan tempatnya dan mencurahkan segala kemamapuan untuk mendatangkan keridhaan Allah dan Rasul-Nya.
Karena itulah beliau berhak mendapat salam dari Rabb-nya dan mendapat kabar gembira dengan rumah di surga yang terbuat dari emas, tidak ada kesusahan didalamnya dan tidak ada pula keributan didalamnya. Karena itu pula Rasulullah bersabda: "Sebaik-baik wanita adalah Maryam binti Imran, sebaik-baik wanita adalah Khadijah binti Khuwailid".
Ya Allah ridhailah Khadijah binti Khuwailid, As-Sayyidah Ath-Thahirah. Seorang istri yang setia dan tulus, mukminah mujahidah di jalan diennya dengan seluruh apa yang dimilikinya dari perbendaharaan dunia. Semoga Allah memberikan balasan yang paling baik karena jasa-jasanya terhadap Islam dan kaum muslimin.
Belajar Ilmu Parenting dengan Bergabung Bersama Komunitas Parenting Indonesia
Fase menjadi ibu untuk pertama kali memang menjadi fase yang cukup menantang bagi sebagian perempuan di Indonesia. Sebagai seorang wanita yang akan menjadi ibu tentunya bukan hanya persiapan diri sendiri yang harus dimatangkan. Melainkan persiapan tentang cara-cara mengurus segala kebutuhan anak pun harus dipersiapkan dengan sebaik mungkin.
Tentunya selama melewati fase persiapan menjadi seorang ibu tersebut pastinya Anda membutuhkan banyak informasi yang membantu tentang cara mengurus dan merawat anak dengan baik. Biasanya informasi seputar cara pola asuh dan juga serba-serbi ilmu parenting didapatkan dari orang terdekat seperti ibu ataupun kerabat yang sudah terlebih dahulu memiliki anak.
Namun ternyata informasi seputar cara mengurus anak sudah bisa lebih mudah didapatkan dari mana saja. Salah satu contohnya Anda bisa mendapatkan ilmu parenting dari buku, dari media sosial, atau bahkan dari komunitas parenting Indonesia yang saat ini sudah banyak tersebar. Disana Anda bisa mendapatkan banyak sekali informasi bermanfaat terkait cara pola asuh pada anak.
Dengan mengikuti komunitas parenting seperti itu Anda tidak hanya bisa mendapatkan informasi tetapi juga bisa membagikan informasi terkait segala urusan cara mengasuh anak. Jadi tentunya komunitas seperti ini sangat berguna bagi para ibu baru diluar sana. Nah, untuk Anda yang tertarik mengikuti komunitas parenting, berikut ini beberapa komunitas parenting Indonesia yang banyak di rekomendasikan para ibu diluar sana.
1. Wajah Bunda Indonesia
Komunitas Wajah Bunda Indonesia ini merupakan komunitas yang beranggotakan para wanita baik yang sudah menikah maupun belum menikah. Didalam komunitas ini sseringkali melakukan sharing informasi terkait informasi, tips, serta pengalamannya dalam mengurus anak dan juga keluarga.
Di komunitas ini juga sering diadakan talkshow yang mengangkat tema tentang bagaimana untuk bisa menjadi istri dan ibu yang baik. Pembicara yang diundang dalam talkshow ini juga merupakan pembicara yang professional di bidangnya
2. Komunitas Smart MumsID
Komunitas Smart MumsID ini merupakan komunitas yang dibuat oleh para mama millennial. Di dalam komunitas ini seringkali membahas tentang informasi terkait bagaimana tetap menjadi ibu yang baik untuk Anda meski di tengah segala kesibukannya dalam bekerja.
Sebelum masa pandemic komunitas ini seringkali mengadakan sharing secara langsung tentang ilmu parenting. Namun selama masa pandemic sekarang, komunitas ini hanya melakukan sharing informasi parenting via media sosial seperti live dari Instagram.
3. Komunitas Fairy Good Mom
Komunitas fairy Good Mom ini merupakan komunitas yang berisika para ibu yang ingin mendapatkan ilmu tambahan seputar dunia parenting. Di dalam komunitas ini juga tidak hanya ada kegiatan yang dilakukan untuk para ibunya saja melainkan juga untuk anak-anaknya.
Selain sering membagikan informasi terkait bagaimana carap ola asuh anak yang benar. Komunitas ini juga seringkali memberikan informasi tambahan seputar dunia parenting melalui media sosialnya seperti Instagram.
4. Komunitas Cerita Ibu Cerdas
Komunitas Cerita Ibu Cerdas ini merupakan komunitas yang awalnya berisikan para ibu-ibu dari kalangan selebriti. Namun ternyata lama-kelamaan komunitas ini semakin besar dan ingin belajar membagikan ilmu yang mereka dapatkan tentang parenting kepada para ibu diluar sana.
Didalam komunitas ini juga para ibu bisa mendapatkan bukan hanya ilmu parenting saja melainkan juga tentang psikologi anak, serta kebutuhan gizi anak. Sekarang komunitas inipun tidak hanya diikuti oleh para ibu-ibu selebriti saja melainkan juga ibu-ibu secara umum.




