Tampilkan postingan dengan label Kisah nabi Muhammad SAW. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah nabi Muhammad SAW. Tampilkan semua postingan

Berikut Rahasia Dibalik Nama Muhammad


BERIKUT RAHASIA DIBALIK NAMA MUHAMMAD 
.
Nabi SAW bersabda: 
Barang siapa yang mempunyai anak lalu diberi nama MUHAMMAD karena cinta padaku dan karena ngalap berkah dengan namaku maka dia dan anaknya akan dimasukkan surga

ﻻ ﻳﺪﺧﻞ ﺍﻟﻔﻘﺮ ﺑﻴﺘﺎ ﻓﻴﻪ ﺍﺳﻤﻰ

Kefakiran tidak akan memasuki rumah yang didalamnya terdapat namaku.

ﻣﺎ ﻣﻦ ﺍﻫﻞ ﺑﻴﺖ ﻓﻴﻬﻢ ﺍﺳﻢ ﻧﺒﻲ ﺍﻻ ﺑﻌﺚ ﺍﻟﻠﻪ ﺇﻟﻴﻬﻢ ﻣﻠﻜﺎ ﻳﻘﺪﺳﻬﻢ ﺑﺎﻟﻐﺪﺍﺓ ﻭﺍﻟﻌﺸﻲ

Tidak ada dari sebuah keluarga yang didalamnya ada nama nabi melainkan ALLAH SWT akan mengutus padanya seorang malaikat yang membaca tasbih untuk mereka pagi dan sore.

ﻣﻦ ﻭﻟﺪ ﻟﻪ ﺛﻼﺛﺔ ﺃﻭﻻﺩ ﻭﻟﻢ ﻳﺴﻢ ﺃﺣﺪﻫﻢ ﻣﺤﻤﺪﺍ ﻓﻘﺪ ﺟﻬﻞ

Barang siapa mempunyai tiga anak dan salah satunya tidak ada yang diberi nama MUHAMMAD maka dia benar-benar BODOH.

ﻣﺎ ﻣﻦ ﺑﻴﺖ ﻓﻴﻪ ﻣﻦ ﺍﺳﻤﻪ ﻣﺤﻤﺪ ﺍﻻ ﻻﻳﺨﻠﻮﺍ ﻋﻦ ﺧﻴﺮ

Tidak ada rumah yang didalamnya terdapat seseorang yang bernama MUHAMMAD melainkan rumah itu tidak akan sepi dari kebaikan.

ﻳﻨﺎﺩﻯ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ ﻳﺎ ﻣﺤﻤﺪ، ﻓﻴﺮﻓﻊ ﺭﺃﺳﻪ ﻓﻰ ﺍﻟﻤﻮﻗﻒ ﻣﻦ ﺍﺳﻤﻪ ﻣﺤﻤﺪ، ﻓﻴﻘﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﺰ ﻭﺟﻞ : ﺃﺷﻬﺪﻛﻢ ﺃﻧﻰ ﻗﺪ ﻏﻔﺮﺕ ﻟﻜﻢ ﻣﻦ ﺍﺳﻤﻪ ﻋﻠﻰ ﺍﺳﻢ ﻣﺤﻤﺪ ﻧﺒﻴﻰ

Dihari kiamat akan dipanggil “Wahai MUHAMMAD” lalu setiap orang yang bernama MUHAMMAD mengangkat kepalanya, ALLAH Azza wajalla berfirman: “Saya bersaksi pada kalian bahwa sesungguhnya saya benar-benar akan mengampuni kalian yang namanya menyamai nama nabi MUHAMMAD.

ﻗﺎﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﺰ ﻭﺟﻞ : ﻭﻋﺰﺗﻰ ﻭﺟﻼﻟﻰ ﻻ ﻋﺬﺑﺖ ﺍﺣﺪﺍ ﺗﺴﻤﻰ ﺑﺎﺳﻤﻚ ﻓﻰ ﺍﻟﻨﺎﺭ

ALLAH Azza wajalla berfirman : Demi sifat agungku dan luhurku, Saya tidak akan menyiksa selamanya dineraka seseorang yang diberi nama seperti namamu (MUHAMMAD).

~ Kitab Sa’adatuddaroin 373-391 (Karya Syekh Yusuf Bin Ismail An Nabhani A.R)

Wallahu a'lam Bishowab 

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim
   

Malaikat Jibril Sulit Mencari Maqom Nabi Muhammad SAW, Di balik Reruntuhan Alam Semesta


MALAIKAT JIBRIL SULIT MENCARI MAQAM NABI MUHAMMAD SAW, DI BALIK RERUNTUHAN ALAM SEMESTA

Kelak dihari Kiamat, Alam semesta dan seluruh isinya dihancurkan oleh Allah Swt dan tak ada satu pun Makhluk yang tersisa.

Dengan Gagah-Nya, Allah Swt Berseru :
"Man Malikul Yaum?!
"Siapa Penguasa sebenarnya di Hari ini?!

"Kemudian Allah Swt Membangkitkan Malaikat Jibril dan Memerintahkannya untuk mencari Maqam Kekasih-Nya : Baginda Muhammad Rasulullah Saw.

Tidak bisa dibayangkan...Betapa sulitnya Malaikat Jibril mencari Maqam Nabi Saw dibalik reruntuhan Alam semesta.

Ternyata Jibril tidak susah mencarinya, karena dibalik kegelapan, Jibril melihat Pancaran Cahaya dan itulah Maqam Nabi Saw.

Dengan lembut Jibril berkata : "Bangunlah engkau Wahai Rasulullah...Allah Swt menyuruhku Membawamu Ke-Hadirat-Nya".

Rasulullah Saw bertanya : 
"Hari apa ini ya Jibril?".

Jibril menjawab : 
"Ini adalah hari Pembalasan".

Rasulullah Saw berkata : 
"Yaa Jibril, aku bertanya kepadamu tentang Umatku??".

Jibril berkata : 
"Demi Keagungan Tuhanku...Tidak akan terbongkar oleh Bumi, daripada Manusia sebelum Engkau ya Rasulullah".

Rasulullah Saw berkata : 
"Semoga akan besar Pertolongan pada hari ini, karena aku akan memberi Syafa'at Umatku".

Dari Wafat hingga dibangkitkan kembali...Yang Beliau ucapkan : "Umatku...Umatku...Umatku", betapa besarnya Kecintaan Rasulullah Saw kepada Umatnya...

Dari seluruh Nabi-Nabi hanya Rasulullah Saw yang sangat banyak Memohonkan keselamatan Umatnya, dibanding Diri Beliau sendiri.

"Tuhanku...Penguasaku...Penghuluku...Aku tidak meminta untuk diriku, sesungguhnya aku meminta untuk Umatku Dari-Mu".

Rasulullah Saw Bersabda :
"Setiap Nabi memiliki Doa yang Mustajab, dan setiap Nabi telah menggunakan Doa tersebut, tetapi aku menyimpannya sebagai Syafa’at bagi Umatku kelak di Hari Kiamat".

"Dengan Syafa’at tersebut, Insya Allah akan dimiliki oleh setiap orang dari Umatku yang wafat dalam keadaan tidak menyekutukan Allah Swt dengan suatu apapun".
(HR. Bukhari dan Muslim)

Sumber :
Kitab : Tadzkirinnas.
Kitab : Sabilul Idzkar.

Wallahu a'lam Bishowab

Allahumma Shalli 'Alaa Sayyidina Muhammad Wa 'Alaa Aali Sayyidina Muhammad.
   

Kisah Sahabat Nabi Abu Bakar Sidiq Ra Yang Dicaci Oleh Arab Badui


KISAH SAHABAT NABI ABU BAKAR SIDIQ RA YANG DICACI OLEH ARAB BADUI

Suatu hari, Rasulullah ﷺ bertamu ke rumah Abu Bakar. 

Ketika bercengkrama dengan Rasul tiba-tiba datang seorang Arab Badui menemui Abu Bakar & langsung mencela Abu Bakar.

Makian keluar dari mulut orang itu. Namun, Abu Bakar menghiraukannya.

Ia melanjutkan perbincangan dengan Rasulullah ﷺ.
Melihat hal ini, Rasulullah tersenyum. Kemudian orang Arab Badui itu kembali memaki Abu Bakar dengan makian yang lebih kasar.

Namun, dengan keimanan kokoh serta kesabarannya, Abu Bakar tetap membiarkan orang itu.
Rasulullah kembali tersenyum.... Semakin marahlah orang Badui tersebut. Untuk ketiga kalinya, ia mencerca Abu Bakar dengan yang lebih menyakitkan.

Kali ini, Abu Bakar tidak dapat menahan amarahnya. 
Dibalasnya makian orang Badui tersebut dengan makian pula.

Terjadilah perang mulut. Seketika itu, Rasulullah beranjak dari tempat duduknya. 
Ia meninggalkan Abu Bakar tanpa mengucapkan salam. Melihat hal ini, Abu Bakar tersadar & menjadi bingung. Dikejarnya Rasulullah, kemudian Abu Bakar berkata, "Wahai Rasulullah, janganlah engkau biarkan aku dalam kebingungan yang sangat."

Jika aku berbuat kesalahan, jelaskanlah kesalahanku".

Rasulullah ﷺ menjawab, "Sewaktu ada orang Badui itu datang dengan membawa kemarahan lalu mencelamu, kulihat engkau tenang, diam & tidak membalas, aku bangga melihat engkau kuat menghadapi tantangan, fitnah & cacian dan aku tersenyum karena ribuan malaikat di sekelilingmu mendoakan dan memohonkan ampun kepadamu.
Begitu pun yang kedua, ketika ia mencelamu & engkau tetapi membiarkannya, maka para malaikat semakin bertambah banyak jumlahnya. Oleh sebab itu, aku tersenyum senang.

Namun, ketika yang ketiga ia mencelamu & engkau membalasnya, maka seluruh malaikat meninggalkanmu. Setelah itu, hadirlah iblis di sisimu. Oleh karena itu, aku tidak ingin berdekatan denganmu.

Menangislah Abu Bakar ketika diberitahu tentang rahasia kesabaran bahwa itu adalah kemuliaan terselubung.

-Kitab Sejarah Khalifah Abu Bakar Siddiq RA.-

Wallahu a'lam Bishowab

Allahumma sholli'ala sayyidina Muhammad nabiyil umiyi wa'ala aalihi washohbihi wasalim