Tampilkan postingan dengan label Mahabah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mahabah. Tampilkan semua postingan

Orang Yang Mencintai Sholawat, Tak Ada Yang Wafat Dalam Su'ul Khotimah


ORANG YANG MENCINTAI SHOLAWAT, TAK ADA YANG WAFAT DALAM SU'UL KHOTIMAH

Habib Munzir Al musawa : 

“Orang yg mencintai shalawat tak ada yg wafat dalam su'ulkhatimah, karena tidak bisa ia mencintai shalawat kecuali diizinkan Allah, maka izin Allah swt untuknya itu menjadi jaminannya wafat dalam husnulkhatimah, asalkan dibaca awam (terus-menerus), namun tentunya jangan persulit diri kita dg meninggalkan hal hal yg fardhu, misalnya shalat, puasa dan lainnya, maka bisa Allah mencabut cinta kita pada shalawat, atau Allah berikan ia banyak musibah yg mengerikan di dunia demi ia segera kembali kejalan yg baik”

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholi 'ala sayidina Muhammad nabiyil umiyi wa 'ala 'alihi wa shohbihi wa salim
    

Shalat Tidak Diterima Karena Tidak Cinta Dengan Rasulullah SAW


SHALAT TIDAK DITERIMA KARENA TIDAK CINTA DENGAN RASULULLAH SAW

Jika Allah Meninggikan Muhammad Saw., Mengapa Kita Enggan? 

Sebab Kita Merasa Lebih Tau Dari Allah Swt., Lebih Paham Dari Allah.. Astaghfirullah

Kisah ini diceritakan oleh Guru Mulia Habib Umar bin Hafidz :

Dahulu di Madinah ada seorang laki-laki, ahli Ibadah bernama "Si Fulan" yang selama 30 th, setiap harinya Shalat Fardhu di Masjid Nabawi.

Namun saat dia meninggal, Jenazahnya tidak bisa dihadapkan ke arah Kiblat, berulang-ulang diarahkan ke arah Kiblat tapi kembali lagi kearah yang berlawanan dengan Kiblat dan akhirnya oleh orang-orang diganjal bawahnya...Namun lagi-lagi berbalik dan alat pengganjalnyapun tidak kuat untuk menghadapkan Jenazah itu ke arah Kiblat.

Para Ulama setempat berpendapat, bahwa itu Rahasia Allah, jadi biarkan saja demikian, karena pasti Allah Swt lebih tahu "Ada apa" yang "Sebenarnya".

Suatu ketika ada seorang yang bertanya kepada istri si Fulan ini, tentang perbuatan apa yang telah dilakukan suaminya, sehingga saat meninggal Jenazahnya tidak bisa di hadapkan kearah Kiblat?

Dan wanita itu berkata :
"Suami saya setiap hari Shalat didalam Masjid Nabawi, hampir semua tempat didalam Masjid dia pakai untuk Shalat...Namun, belum pernah sekalipun dia Berziarah ke Maqam Rasulullah Saw".

Bagaimana mungkin Shalatmu layak diterima kalau didalam Hatimu tidak ada perasaan Cinta Kepada Rasulullah Saw.

Kisah ini kembali disampaikan oleh Ustadzah Halimah Alaydrus.

Allahumma Shalli 'alaa Sayyidina Muhammad Wa 'alaa aali Sayyidina Muhammad.

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim