Tampilkan postingan dengan label Ngaji. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ngaji. Tampilkan semua postingan

Ilmu Harus Berada Di Depan Amal Dan Amal Harus Mengikuti Ilmu



ILMU HARUS BERADA DI DEPAN AMAL DAN AMAL HARUS MENGIKUTI ILMU

Rosululloh Saw bersabda:

الْعِلْمُ اَمَامَ الْعَمَلِ وَالْعَمَلُ تَابِعُهُ

" ILMU ITU BERADA DI DEPAN AMAL, SEDANGKAN AMAL HARUS MENGIKUTI ILMU"

alasan bahwa ilmu adalah asal yang harus di dahulukan dari pada ibadah yaitu:
Agar kamu berhasil dan benar dalam beribadah. Sebab, pertama kali kamu wajib mengenal Alloh SWT yang kamu sembah, baru kamu menyembah-NYA. Apa jadinya jika kamu menyembah, sedangkan yang kamu sembah itu belum kamu ketahui asma dan sifat sifat DZAT-NYA, serta sifat wajib dan mustahil bagi-NYA???. Sebab kadang kadang kamu MENGI'TIKADKAN sesuatu, yang menyimpang dari kebenaran mengenai DZAT dan sifat-NYA, sehingga mengakibatkan ibadahmu sia sia.

Kemudian kamu wajib mengetahui apa yang harus kamu kerjakan, YAITU kewajiban kewajiban agama menurut cara yang di perintahkan Alloh SWT untuk kamu kerjakan.
Kamu juga wajib mengetahui larangan larangan Alloh yang harus kamu tinggalkan.
Kamu tidak mungkin berlaku TAAT apabila kamu belum mengetahui apa yang harus di kerjakan dan segala yang harus di tinggalkan.
Apakah TAAT itu.....???
Bagaimana cara mengerjakannya...???
Bagaimana kamu menjauhi perbuatan maksiat, sementara kami belum mengetahui jenisnya, lebih lebih maksiat hati...???

Jadi ibadah ibadah menurut agama islam, seperti:

Bersuci, sholat, puasa dan lain sebagainya, wajib kamu ketahui hukum hukumnya dan syarat syaratnya, agar kamu dapat mengerjakannya dengan benar. Adakalanya kamu terus menerus mengerjakan perbuatan yang kamu anggap benar, padahal perbuatan tersebut dapat membatalkan bersuci dan sholatmu, serta tidak sesuai dengan yang telah di ajarkan Rosululloh saw, karena tidak di dasari ilmu, sedangkan kamu sendiri tidak merasa bersalah.

Kadang kadang kamu menemui kesulitan, sedangkan kamu tidak mendapatkan orang yang bisa kamu tanyai mengenai kesulitan itu, padahal kamu tidak mengetahui hukumnya.

Karena itu Rosululloh saw pernah bersabda:
"Sesungguhnya keutamaan orang yang berilmu di bandingkan dengan ahli ibadah itu bagaikan keutamaan DIRIKU di bandingkan dengan orang yang paling rendah di antara ummatku.


Beliau juga bersabda:
Tidak inginkah kalian aku tunjukkan ahli surga yang paling mulia..???
Para sahabat menjawab:
Tentu kami ingin yaa....Rosululloh...
Rosululloh bersabda:
Mereka adalah para ulama' dari ummatku".

(MINHAJUL ABIDIN)

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim
  

Bacaan Doa Dalam Sujud Terakhir Ketika Shalat




BACAAN DOA DALAM SUJUD TERAKHIR KETIKA SHALAT

Bacalah Tiga Doa Ini Ketika Sujud Terakhir Dalam Sholat ; Manfaatnya Sungguh Luar Biasa.

Pertama : ALLAHUMMA INNI AS'ALUKA KHUSNUL KHATIMAH.

Artinya : YA ALLAH AKU MEMINTA KEPADA-MU HUSNUL KHATIMAH.

Kedua : ALLAHUMMARZUQNI TAUBATAN NASUHA QOBLAL MAUT.

Artinya : YA ALLAH BERIKAN AKU REZEKI TAUBAT NASUHA (ATAU SEBENAR-BENARNYA TAUBAT) SEBELUM WAFAT.

Ketiga : ALLAHUMMA YAA MUQULLILBAL QULUUB TSABBIT QULBI'ALA DIINIKA.

Artinya : YA ALLAH WAHAI SANG PEMBOLAK BALIK HATI, TETAPKANLAH HATIKU PADA AGAMA-MU.

Semoga Bermanfaat...

Wallahu a'lam Bishowab
  
Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim
   

Lirik Qasidah Addinu Lana Bahasa Arab Dan Latinnya




LIRIK QASIDAH ADDINU LANA BAHASA ARAB DAN LATINNYA (AGAMA YANG BENAR BAGI KITA)


هذه القصيدة الدين لنا

الدين لنا والحق لنا ، والعدل لنا والکل لنا
Addînu lanâ wal haqqu lanâ wal ‘ad-lu lanâ wal kullu lanâ

اضحی الإسلام لنا دينا ، وجميع الگون لنا وطنا
Adlhâl islâmu lanâ dînâ wa jamî’ul kawni lanâ wathonâ

توحيد الله لنا نور ، اعددنا الروح له سگنا
Tawhîdullâhi lanâ nûrun a’dadnâr-rûha lahu sakanâ

هو اول بيت نحفظه ، بحياة الروح ويحفظنا
Huwa awwalu baitin nahfadhuhu bihayâtir-rûhi wa yahfadhunâ

علم الإسلام علی الأيام ، شعار المجد لملتنا
‘Alamul islâmi ‘alâl ayyâm syi’ârul majdi limillatinâ

الگون يزول ولا تمحی ، بالدهر صحائف سؤددنا
Alkawnu yazûlu walâ tumhâ biddahri shohâ-if su,dadinâ

بنيت فی الأرض معبدها ، والبيت الأول گعبتنا
Banaita fîl ardli ma’badahâ walbaitul awwalu ka’batuhâ

يا ارض النور من الحرمين ، و يا ميلاد شريعتنا
Yâ ardlon-nûri minal haromaini wa yâ mîlâda syarî’atinâ

روض الإسلام ودحته ، فی ارضك رواها دمنا
Roudlul islâmi wadahat-hu fî ardlika rowâhâ dumnâ

قولو السماء الگون لقد طاولنا النجم برفعتنا
Qûlûs-samâ-ul kawnu laqod thôwa lanân-najmu birif’atinâ

واذان المسلم گان له ، فی الغرب صدی من همتنا
Wa adzânul muslimi kânâ lahu fîl ghorbi shodâ min himmatinâ

و محمد گان أمير الرکب يقود الفوز لنصرتنا
Wa Muhammadun kâna amîror-rokbi yaqûdul fawza linushrotinâ

إن اسم محمد الهادی ، روح الآمال لنهضتها
Inna-sma Muhammadil hâdî rûhul ãmâli linahdlotinâ

$ads={1}

Demikian Artikel " Lirik Qasidah Addinu Lana Bahasa Arab Dan Latinnya "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Dua Jihad Untuk Orang Yang Berpuasa


DUA JIHAD UNTUK ORANG YANG BERPUASA
.
Al-Imam Ibnu Rajab rahimahullah berkata :

اعلَمْ أنَّ المؤمنَ يجتَمعُ له في شَهر رمضَان جهادَان لنَفْسِه

Ketahuilah, sesungguhnya terkumpul pada seorang mukmin untuk dirinya dalam bulan Ramadhan ada dua jihad

جهادٌ بالنَّهار على الصِّيام

Jihad di siang hari dengan berpuasa.

وجهادٌ باللَّيل على القِيام

Jihad di malam hari dengan Shalat malam.

فمَن جمعَ بينَ هذَيْن الجهادَيْن ، ووَفَّى بحُقُوقهما ، وصَبَر عليهما ، وفَّى أجرَه بغَير حسَابٍ

Maka barang siapa yang mengumpulkan antara dua jihad ini dan menunaikan hak keduanya serta bersabar atas keduanya dia akan dibalas pahalanya dengan tiada batas".
.
[Lathaif al-Maarif h 171]

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim
   

Dalil Mengucapkan Niat Puasa Ramadhan Selama 1 Bulan Penuh


DALIL MENGUCAPKAN NIAT PUASA RAMADHAN SELAMA 1 BULAN PENUH

Sebagai pengikut Madzhab Syafi'i, tidak ada salahnya jika sekali-kali kita berpindah madzhab ke salah satu madzhahib al-arbaah. Hal ini biasa dilakukan oleh Ulama2 besar dan pengikutnya mulai zaman dahulu hingga sekarang.

Misal dalam hal niat puasa. Madzhab Syafi'i berpendapat niat Puasa Romadon haruslah dilakukan SETIAP hari dan wajib di malam hari (alokasi waktu niat mulai Magrib sampai menjelang subuh). Barang siapa lupa niat, maka hilanglah kesempatan berpuasa pada hari itu, alias tidak sah puasa nya. Berbeda kalau puasa sunah, niat disiang haripun Ndak masalah asal belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

Oleh sebab itu, karena kejadian lupa niat ini sering terjadi, sangatlah perlu kita antisipasi dengan mengikuti madzhab Maliki. Menurut mereka niat puasa Ramadhan itu bisa diropel diawal bulan. Semisal dengan bahasa;

نويت صوم شهر رمضان هذه السنة فرضا لله تعالى.

"Saya niat puasa Sebulan penuh ramadhan tahun ini, Fardhu karena Alloh".

Dengan begitu, bagi kita yang sudah niat seperti diatas tidak perlu lagi untuk niat puasa tiap hari. Namun demikian, saran para ulama, bagi kita madzhab Syafi'i tetap diupayakan niat tiap hari. Nah, kalau suatu saat lupa niat, kita tinggal menyengaja mengikuti (taqlid) madzhab Maliki. Sebab diawal bulan kita sudah pernah niat Puasa ropel sebulan penuh.

Lalu, bagaimana kaitannya dengan fiqh puasanya madzhab Maliki? Bukankah kalau pindah madzhab lain, tidak boleh setengah-setengah dalam satu qodliyah (ibadah/muamalah) tertentu?

Benar..... Memang harus satu Paket PUASA ala madzhab Maliki kita ikuti secara utuh. Mulai syarat, rukun dan hal2 yang membatalkan puasa. Dalam hal ini Alhamdulillah nya antara madzhab Syafi'i dan Maliki sama. Berbeda dengan madzhab Ahmad bin Hambal semisal, luka mengeluarkan darah saja membatalkan puasa.

Referensi;
- Hasyiyah al-Bajuri ala Fathul Qorib, Bab Puasa.
- I'anah al-Tholibin Hasyiyah Fathul Mu'in.

Wallohul Muwafiq.

(Zahro Wardi, Trenggalek, Ahad 05/05/2022, LBM)

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim
   

Puasa Yang Tidak Diterima Dengan Sempurna


PUASA YANG TIDAK DITERIMA DENGAN SEMPURNA
.
(Guru Mulia Al Imam Sulthonul Qulub Al Habib Munzir Al Musawa).
.
عن أبي هريرة رضي الله عنه قال، قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:

مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ وَالْجَهْلَ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,
"Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan zur (perkataan dusta), mengamalkannya, atau tindakan bodoh, maka Allah tidak butuh atas usahanya dalam menahan rasa lapar dan dahaga” (HR. Bukhori no.1903).
.
Pelajaran yang terdapat di dalam hadits:
.
1- Makna zuur pada hadis di atas adalah perkataan dusta. Yang paling parahnya adalah persaksian palsu, yakni persaksian untuk menindas hak orang lain, atau untuk membenarkan yang keliru. Kemudian “mengamalkannya”, maksudnya melakukan tindakan-tindakan runtutan dari perkataan dustanya.
2- Termasuk dalam hal ini, segala macam perbuatan yang menyimpang dari kebenaran; yakni maksiat. Adapun makna tindakan bodoh di sini, adalah bodoh (tidak peduli) terhadap hak sesama. Seperti iri, hasad, menebar kebencian sesama muslim, dll. 
3- Ternyata untuk meraih kesempurnaan puasa, tidak cukup hanya dengan meninggalkan makan dan minum saja. Namun harus ada perjuangan meningalkan perbuatan sia-sia dan maksiat. Yang mana hal-hal tersebut akan merusak pahala puasa.
4- Bila puasa sekedar menahan lapar dan dahaga saja, semua orang bisa melakukannya. Tidak yang awam, tidak yang sudah tau agama. Bahkan orang-orang non muslim pun mampu. Namun, puasa lahir dan batin; yakni puasa dari makan minum, dan juga dari perbuatan-perbuatan maksiat yang dapat menodai kesucian hati dan merusak pahala puasa, tak semua orang dapat melakukan. Kecuali mereka yang dirahmati Allah ‘azza wa jalla.
5- Disinilah saudaraku, peluang untuk berlomba-lomba dalam meraih kualitas puasa terbaik. Semakin maksimal seorang hamba meninggalkan perbuatan maksiat saat puasa, semakin baik kualitas puasanya, dan tentu semakin sempurna pahalanya.
.
Tema hadist yang berkaitan dengan Al Qur'an: 
.
1- Inilah puncak daripada tujuan disyariatkan puasa dan bentuk puasa yang diinginkan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian untuk berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian, agar kalian menjadi insan yang bertakwa” (QS. Al- Baqarah: 183).

2- Semakin maksimal seorang hamba meninggalkan perbuatan maksiat saat puasa, semakin baik kualitas puasanya, dan tentu semakin sempurna pahalanya. Dalam Al Quran Allah ‘azza wa jalla selalu memberi motivasi kepada hambaNya dalam hal ini,

فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ

“Berlomba-lombalah dalam kebaikan” (QS. Al Baqarah: 148).

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim
    

Janji Allah SWT Terhadap Ahlul Qur'an


JANJI ALLAH SWT TERHADAP AHLUL QUR'AN

Allah Ta'ala berfirman :

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ (البقرة: ١٨٥)

“Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur`an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang bathil)" {QS. Al Baqarah : 185}

Qur'an Suci tidak akan pernah habis keajaibannya, dan tak terhitung jumlah makna dan manfaatnya. Merupakan Kalamullah Yang Maha Mengetahui. Tidak mengandung kesesatan, baik di awal maupun di akhir ayatnya.

Oleh karena itulah Allah SWT memerintahkan kita untuk *membaca dan mentadabburinya (tadabbur artinya memahami makna, dan memikirkan/merenungi apa yang dimaksud dan yang terkandung di dalamnya).

Orang yang hidupnya tidak pernah membaca Qur'an apalagi mentadabburinya, hidupnya ibarat berjalan dalam kegelapan. (QS. An-Nur: 40)

Terhadap mereka yang selalu membaca serta mentadabburi Qur'ab, janji Allah SWT ialah:

1. Menjadi Manusia Terbaik

Dari Utsman bin Affan .ra bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda:

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

"Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya." (HR. Bukhari no. 5027)

2. Diangkat Derajatnya Oleh Allah

اِنَّ اللهَ يَرْفَعُ بِهٰذَا الْكِتَابِ اَقْوَامًا وَيَضَعُ بِهٖ اٰخَرِينَ

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Sesungguhnya Allah mengangkat derajat beberapa kaum dengan kitab (Al-Qur'an) ini dan menghinakan yang lain dengannya." (HR. Muslim)

3. Bersama dengan Malaikat Yang Mulia

Dari ummul mukminin, sayyidatuna 'Aisyah radhiyallahu anha , bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam :

(( الَّذِي يَقْرَأُ القُرْآنَ وَهُوَ مَاهِرٌ بِهِ مَعَ السَّفَرَةِ الكِرَامِ البَرَرَةِ، وَالَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ لَهُ أجْرَانِ )) 
متفقٌ عَلَيْهِ
“Yang membaca Al-Qur`an dan dia mahir membacanya, dia bersama para malaikat yang mulia. Sedangkan yang membaca Al-Qur`an namun dia tidak tepat dalam membacanya dan mengalami kesulitan, maka baginya dua pahala.” [HR. Al-Bukhari no. 4937 & Muslim no. 244]

4. Memperoleh Derajat Tinggi Di Syurga

يُقَالُ لِصَاحِبِ الْقُرْآنِ: اِقْرَأْ وَارْتَقِ وَرَتِّلْ كَمَا كُنْتَ تُرَتٍّلُ فِى الدُّنْيَا, فَاِنَّ مَنْزِلَكَ عِنْدَ آخِرِ آيَةٍ تَقْرَؤُهَا

Dari Abdullah bin 'Amru bin Ash .ra berkata: Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Dikatakan kepada orang yang hafal Al-Qur'an, bacalah Al-Qur'an! dan naiklah, dan bacalah dengan tartil, sebagaimana kamu melakukannya ketika di dunia, karena kedudukanmu (di akhirat) ada di akhir ayat yang kamu baca"

5. Orang Tuanya mendapat Mahkota Kemuliaan Di Akhirat

مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ وَعَمِلَ بِمَا فِيهِ، اُلْبِسَ وَالِدَاهُ تَاجًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ ضَوْؤُهُ اَحْسَنُ مِنْ ضَوْءِ الشَّمْسِ فِى بُيُوتِ الدُّنْيَا لَوْ كَانَتْ فِيكُمْ فَمَا ظَنُّكُمْ بِالَّذِى عَمِلَ بِهَذَا

"Barang siapa yang membaca Al Qur'an dan mengamalkan isi kandungannya niscaya Allah SWT akan memakaikan mahkota kemuliaan kepada kedua orangtuanya kelak pada hari kiamat. Siinarnya lebih terang dari pada sinar matahari yang menyusupi rumah-rumah di dunia, sekiranya (matahari) itu di dalam rumah kalian, bagaimanakah menurut kalian terhadap orang-orang yang mengamalkannya (Al-Qur'an)?" (HR. Abu Dawud)

📚 Marilah kita utamakan waktu untuk membaca, memahami, mentadabburi, serta mengamalkannya, agar kita tidak tergolong sebagai *orang yang rugi* (QS. Al-Ashr 1-3)

*******

Allah Ta’ala berfirman;

وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنْكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَى

“Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta” (QS. Thaaha: 124)

وَأُوحِيَ إِلَيَّ هَذَا الْقُرْآنُ لِأُنْذِرَكُمْ بِهِ وَمَنْ بَلَغَ

“Dan Al-Qur’an ini diwahyukan kepadaku supaya dengan dia Aku memberi peringatan kepadamu dan kepada orang-orang yang sampai Al-Qur’an (kepadanya)” [QS. Al-An’am : 19]

كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا 
آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ

“Ini adalah sebuah kitab yang kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatNya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran” (QS. Shaad: 29)

Sahabat An-Nawwas bin Sam’an Al-Kilabi radhiallahu ‘anhu berkata, saya mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

« يُؤْتَى بِالْقُرْآنِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَأَهْلِهِ الَّذِينَ كَانُوا يَعْمَلُونَ بِهِ تَقْدُمُهُ سُورَةُ الْبَقَرَةِ وَآلُ عِمْرَانَ تُحَاجَّانِ عَنْ صَاحِبِهِمَا »

“Akan didatangkan Al-Qur`an pada Hari Kiamat kelak dan orang yang rajin membacanya dan senantiasa rajin beramal dengannya, yang paling depan adalah surah Al-Baqarah dan surah Ali ‘Imran, keduanya akan membela orang-orang yang rajin membacanya.” [HR. Muslim no. 805]

Sayyidina 'Umar bin Khaththab radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

(( إنَّ اللهَ يَرْفَعُ بِهَذَا الكِتَابِ أقْوَاماً وَيَضَعُ بِهِ آخرِينَ ))
رواه مسلم .

“Sesungguhnya Allah dengan Al-Qur`an ini mengangkat suatu kaum, dan menghinakan kaum yang lainnya.” [HR. Muslim no. 269]

Sahabat Abu Musa Al-Asy’ari radhiallahu ‘anhu berkata, bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

(( مَثَلُ الْمُؤْمِنِ الَّذِي يَقْرَأُ القُرْآنَ مَثَلُ الأُتْرُجَّةِ : رِيحُهَا طَيِّبٌ وَطَعْمُهَا طَيِّبٌ ، وَمَثَلُ الْمُؤْمِنِ الَّذِي لاَ يَقْرَأُ القُرْآنَ كَمَثَلِ التَّمْرَةِ : لاَ رِيحَ لَهَا وَطَعْمُهَا حُلْوٌ ، وَمَثلُ المُنَافِقِ الَّذِي يقرأ القرآنَ كَمَثلِ الرَّيحانَةِ : ريحُهَا طَيِّبٌ وَطَعْمُهَا مُرٌّ ، وَمَثَلُ المُنَافِقِ الَّذِي لاَ يَقْرَأُ القُرْآنَ كَمَثلِ الحَنْظَلَةِ : لَيْسَ لَهَا رِيحٌ وَطَعْمُهَا مُرٌّ )) متفقٌ عَلَيْهِ .

“Perumpaan seorang mu`min yang rajin membaca Al-Qur`an adalah seperti buah Al-Atrujah : aromanya wangi dan rasanya enak. 

Perumpamaan seorang mu`min yang tidak membaca Al-Qur`an adalah seperti buah tamr (kurma) : tidak ada aromanya namun rasanya manis.

Perumpamaan seorang munafiq namun ia rajin membaca Al-Qur`an adalah seperti buah Raihanah : aromanya wangi namun rasanya pahit. Sedangkan perumpaan seorang munafiq yang tidak rajin membaca Al-Qur`an adalah seperti buah Hanzhalah : tidak memiliki aroma dan rasanya pun pahit.” [HR. Al-Bukhari no. 5427 & Muslim no. 797]

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

وَالْقُرْآنُ حُجَّةٌ لَكَ أَوْ عَلَيْكَ

“Al-Qur’an itu akan menjadi hujjah yang membelamu atau yang akan menuntutmu” (HR. Muslim no. 223)

مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ، وَالحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا، لَا أَقُولُ الم حَرْفٌ، وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ

“Barangsiapa membaca satu huruf dari kitabullah, baginya satu kebaikan. Satu kebaikan akan dilipatgandakan sepuluh. Aku tidak mengatakan ‘alif laam miim’ itu satu huruf, akan tetapi, Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf” (HR. Tirmidzi no. 2915)

Dari Abu Umamah Al-Bahili radhiallahu ‘anhu. Saya mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

« اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِه »

“Bacalah oleh kalian Al-Qur`an. Karena ia (Al-Qur`an) akan datang pada Hari Kiamat kelak sebagai pemberi syafa’at bagi orang-orang yang rajin membacanya.” [HR. Muslim no. 804]

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim
   

Awas Pencuri Di Bulan Ramadhan


AWAS PENCURI DI BULAN RAMADHAN 
.
(Guru Mulia Al Imam Sulthonul Qulub Al Habib Munzir Al Musawa).
.
TV.
Merupakan Pencuri yang berbahaya Yang bisa merusak puasa orang-orang dan mengurangi pahala mereka berupa film, sinetron, Gosip dan iklan murahan. Pasar,
juga merupakan pencuri spesial dalam menghabiskan uang dan waktu tanpa batas. Maka tentukan belanjaanmu begitu pergi ke pasar.

Begadang, 
Pencuri yang mengambil waktu yg paling berharga, pencuri yg mengambil sholat tahajjud dari seorang hamba di sepertiga malam terakhir, dan mencuri kesempatan tuk istighfar serta taubat. Dapur, 
Merupakan pencuri yg banyak mengambil waktu yang panjang untuk membuat beragam jenis masakan berupa makanan dan minuman, hampir-hampir semuanya tidaklah lewat di mulut kecuali sejenak saja.

HP, 
Sebagian orang hanya sekedar menjawab panggilan masuk, iapun diserang dengan dosa berupa ghibah, namimah, dusta, memuji diri atau orang lain, membeberkan rahasia, berdebat tanpa ilmu, ikut campur urusan orang, dan sebagainya dari kesalahan-kesalahan mulut yang banyak yang juga merupakan majlis yg kosong dari dzikir.

Kikir, 
Sedekah akan melindungimu dari neraka, dan sebaik-baik sedekah adalah di bulan Ramadhon maka bersedekahlah secara terang-terangan atau sembunyi-sembunyi.

Majlis yang kosong dari mengingat Allah.
Pencuri ini adalah yg mempersiapkan bagimu penyesalan di hari kiamat -semoga Allah melindungi- 
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 
Tidaklah suatu kaum bermajlis, tidak mengingat Allah pada tidak juga bersholawat kepada Nabi mereka kecuali mereka meninggalkan penyesalan, bila Allah mau maka Allah akan menyiksa mereka, kalau hendak maka Allah mengampuninya.

Dan "at tirah" adalah penyesalan.

Maka lakukanlah amalan sesuai yg Allah perintahkan.. "Ingatlah Allah, baik berdiri, duduk atau berbaring" Adapun pencuri Yang paling besar adalah 
FACEBOOK dan WHATSAPP apabila tidak digunakan dengan benar dalam kebaikan dalam menyambut tamu yang berharga ini (Ramadhon).
.
Aku wasiatkan diriku dan kelalaian untuk bersiap-siap menyambut bulan mulia ini; 
kalaulah anda mendapatinya pada tahun ini, maka belum tentu kamu dapatkan pada tahun yg akan datang".
.
Wallahu a'lam Bishowab
.
Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

Agar Puasa Menghasilkan Cahaya


AGAR PUASA MENGHASILKAN CAHAYA

Berkata sebagian arifin,
الصوم بقدر ما يكون تجويعا للبطن فانه يكون غذاء للروح
Besarnya makanan bagi ruh sesuai kadar kosongnya perut seseorang. Semakin lapar perut seseorang ketika berpuasa semakin besar cahaya yang masuk ke dalam ruhnya.

Al-Imam Al-Habib Abdullah Al-Haddad berkata 
ﻗﺎﻝ ﺍﻹﻣﺎﻡ ﺍﻟﺤﺪﺍﺩ ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ: ﻭﻣﻦ ﺁﺩﺍﺏ ﺍﻟﺼﺎﺋﻢ ﺃﻥ ﻻ ﻳﻜﺜﺮ ﺍﻟﻨﻮﻡ ﺑﺎﻟﻨﻬﺎﺭ ، ﻭﻻ ﻳﻜﺜﺮ ﺍﻷﻛﻞ ﺑﺎﻟﻠﻴﻞ ، ﻭﻟﻴﻘﺘﺼﺪ ﻓﻲ ﺫﻟﻚ ﺣﺘﻰ ﻳﺠﺪ ﻣﺲ ﺍﻟﺠﻮﻉ ﻭﺍﻟﻌﻄﺶ ؛ ﻓﺘﺘﻬﺬﺏ ﻧﻔﺴﻪ ﻭﺗﻀﻌﻒ ﺷﻬﻮﺗﻪ ، ﻭﻳﺴﺘﻨﻴﺮ ﻗﻠﺒﻪ ...ﻭﺫﻟﻚ ﺳﺮ ﺍﻟﺼﻮﻡ ﻭﻣﻘﺼﻮﺩﻩ (ﺍﻟﻨﺼﺎﺋﺢ ﺍﻟﺪﻳﻨﻴﺔ ﺹ 138)

"Diantara adab-adabnya orang yang berpuasa, hendaknya ia tidak memperbanyak tidur di siang hari dan tidak memperbanyak makan di malam hari. Hendaknya ia bersikap wajar saja akan hal tersebut, sehingga ia tetap merasakan rasa lapar dan dahaga (di siang harinya karena tidak banyak tidur, dan di malam harinya mampu berjaga karena tidak terlalu kenyang). Dengan demikian jiwanya akan bersih, nafsu syahwatnya akan melemah dan hatinya akan bercahaya. Inilah rahasia dan tujuan dari ibadah puasa"

Berkata Jalaluddin Rumi, 
"Jika otak dan perutmu terbakar karena puasa,
Api nya akan terus mengeluarkan ratapan dari dalam dadamu.
Melalui api itu, setiap waktu kau akan membakar seratus hijab.
Dan kau akan mendaki seribu derajat di atas jalan di dalam hasratmu".

Imam Ghazali dalam kitabnya Ihya Ulumuddin menerangkan tiga tingkatan dalam berpuasa. 
Tingkatan pertama, adalah menahan makan dan minum dan menjaga kemaluan dari godaan syahwat. 
Tingkatan kedua, selain menahan makan dan minum serta syahwat juga menahan pendengaran, pandangan, ucapan, tangan dan kaki dari segala macam bentuk dosa. 
Tingkatan ketiga, menjaga pandangan hati agar senantiasa memandang Allah dan tidak terbersit kepada selainNya.

Bulan puasa adalah bulan riyadhoh.Kata Abah Guru Sekumpul, 
"Arti riyadhoh itu tarkul manam (meninggalkan tidur), 
tarkul anam (meninggalkan manusia, uzlah), 
tarkul tho'am ( meninggalkan makanan, lapar), 
tarkul kalam (meninggalkan berbicara, banyak diam)."

Berkata Syekh Abil Hasan As Syadzili, 
"Jika engkau ingin diberikan khusyu' maka janganlah memandang hal-hal yang diharamkan Allah. 
Jika engkau ingin dianugerahi hikmah maka janganlah berlebihan dalam berbicara (perbanyaklah diam).  Jika engkau ingin merasakan lezatnya iman maka janganlah berlebihan dalam makanan."

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim
  

30 Fadhilah/Keutamaan Sholat Tarawih


30 FADHILAH/KEUTAMAAN SHOLAT TARAWIH

1. Malam pertama

عن على بن ابى طالب رضى الله تعالى عنه انه قال سئل النبى عليه الصلاة والسلام عن فضائل التراويح فى شهر رمضان فقال يخرج المؤمن من ذنبه فى اول ليلة كيوم ولدته امه

Diriwayatkan dari ali bin abi tholib Ra.bahwa sesungguhnya ali berkata : Nabi alaihis sholatu was salamu ditanya tentang keutamaan tarowih di bulan romadlon. Maka Nabi menjawab : "pada malam pertama keluarlah dosa orang mukmin (yang melakukan tarawih) sebagaimana ibunya melahirkan ia di dunia

2. Malam ke 2

وفى الليلة الثانية يغفر له ولأبويه ان كان مؤمنين

Pada malam yang ke 2, orang yang sholat tarawih akan diampuni dosanya dan dosa ke-2 orang tuanya jika keduanya mukmin

3. Malam ke 3

وفى الليلة الثالثة ينادي ملك من تحت العرش استأنف العمل غفر الله ما تقدم من ذنبك

Pada malam yang ke 3, malaikat dibawah arasy berseru,mulailah melakukan amal kebaikan (sholat tarawih) maka ALLAH akan mengampuni dosamu.

4. Malam ke 4

وفى الليلة الرابعة له من الاجر مثل قراءة التورات والانجيل والزبور والفرقان

Pada malam yang ke 4, bagi yang melakukan tarawih dapat pahala sebagaimana pahala orang yang membaca kitab taurot,injil,zabur dan alqur'an.

5. Malam ke 5

وفى الليلة الخامسة اعطاه الله تعالى مثل من صلى فى المسجد الحرام و المسجد المدينة والمسجد الاقصى


Pada malam yang ke 5, ALLAH memberikan pahala bagi yang tarawih sebagaimana pahalanya orang yang sholat di masjidil harom, masjid madinah/nabawi dan masjidil aqsho

6. Malam ke 6

وفى الليلة السادسة اعطاه الله تعالى ثواب من طاف بالبيت المعمور ويستغفر له كل حجر ومدر

Pada malam yang ke 6, ALLAH memberikan pahala pada yang bertarawih sebagaimana pahalanya orang yang thowaf dibaitul makmur dan setiap batu dan tanah memintakan ampunan padanya

7. Malam ke 7

وفى الليلة السابعة فكأنما ادرك موسى عليه السلام ونصره على فرعون وهامان

Pada malam yang ke 7, yang melakukan tarawih seakan-akan menemui zaman nabi Musa as dan menolongnya dari serangan fir'aun dan haman.

8. Malam ke 8

وفى الليلة الثامنة اعطاه الله تعالى ما اعطى ابراهيم عليه السلام

Pada malam yang ke 8, ALLAH akan memberi anugrah sebagaimana anugrah yang diberikan pada Nabi Ibrohim alaihis salam

9. Malam ke 9

وفى الليلة التاسعة فكأنما عبد الله تعالى عبادة النبى عليه الصلاة والسلام

Pada malam yang ke 9, seolah-olah orang yang tarawih beribadah pada ALLAH sebagaimana ibadahnya para Nabi alaihis sholatu was salam

10. Malam ke 10

وفى اليلة العاشرة يرزقه الله تعالى خيرى الدنيا والآخرة

Pada malam yang ke 10, ALLAH akan memberi rizki yang lebih bagus didunia maupun akhirat bagi yang tarawih

11. Malam ke 11

وفى الليلة الحادى عشرة يخرج من الدنيا كيوم ولد من بطن امه

Pada malam yang ke 11, orang yang tarawih kelak ia akan keluar dari dunia (mati) seperti hari dimana ia baru dilahirkan dari perut ibunya

12. Malam ke 12

وفى الليلة الثانية عشرة جاء يوم القيامة ووجهه كالقمر ليلة البدر

Pada malam yang ke 12, pada saat hari kiamat datang wajahnya orang yang tarowih bersinar bagaikan rembulan dimalam purnama

13. Malam ke 13

وفى الليلة الثالثة عشرة جاء يوم القيامة أمنا من كل سوء

Pada malam yang ke 13, pada saat hari kiamat tiba orang yang tarawih akan selamat dari segala macam keburukan

14. Malam ke 14

وفى الليلة الرابعة عشرة جاءت الملائكة يشهدون له انه قد صلى التراويح فلا يحاسبه الله يوم القيامة

Pada malam yang ke 14, malaikat pada menjadi saksi bagi yang tarawih bahwa ia sudah melakukan sholat tarawih maka ALLAH tidak menghisabnya besok di hari kiamat

15. Malam ke 15

وفى الليلة الخامسة عشرة تصلى عليه الملائكة وحملة العرش والكرسى

Pada malam yang ke 15, para malaikat dan para malaikat penyangga arasy dan para malaikat penjaga kursi kerajaan langit pada memintakan ampunan pada orang yang sholat tarawih

16. Malam ke 16

وفى الليلة السادسة عشرة كتب الله له براءة النجاة من النار وبراءة الدخول من الجنة

Pada malam yang ke 16, ALLAH akan mencatat kebebasan selamat dari neraka dan kebebasan masuk surga bagi yang tarawih

17. Malam ke 17

وفى الليلة السابعة عشرة يعطى مثل ثواب الانبياء

Pada malam yang ke 17, yang tarawih akan diberi pahala sebagaimana pahalanya para nabi

18. Malam ke 18

وفى الليلة الثامنة عشر نادى ملك ياعبد الله ان الله رضى عنك وعن والديك

Pada malam yang ke 18, malaikat telah berseru (pada yang tarawih) wahai hamba ALLAH,sesungguhnya ALLAH telah meridloimu dan ke-2 orang tuamu

19. Malam ke 19

وفى الليلة التاسعة عشرة يرفع الله درجاته فى الفردوس

Pada malam yang ke 19, ALLAH akan mengangkat derajat-derajat yang tarowih disurga firdaus

20. Malam ke 20

وفى الليلة العشرين يعطى ثواب الشهداء والصالحين

Pada malam yang ke 20, orang tarawih akan diberi pahala seperti pahala orang-orang yang mati shahid dan orang-orang sholih

21. Malam ke 21

فى الليلة الحادية والعشرين بنى الله له بيتا فى الجنة من النور

Pada malam yang ke 21, ALLAH akan membangunkan rumah di surga yang terbuat dari cahaya untuk yang tarawih

22. Malam ke 22

وفى الليلة الثانية والعشرين جاء يوم القيامة امنا من كل غم وهم

Pada malam yang ke 22, jika hari kiamat tiba maka yang tarawih akan selamat dari segala bentuk kesusahan dan kebingungan

23. Malam ke 23

وفى الليلة الثالثة والعشرين بنى الله له مدينة فى الجنة

Pada malam yang ke 23, ALLAH akan membangunkan kota didalam surga bagi yang tarawih

24. Malam ke 24

وفى الليلة الرابعة والعشرين كان له اربع وعشرون دعوة مستجابة

Pada malam yang ke 24, orang yang tarawih akan memperoleh 24 doa yang mustajab/manjur

25. Malam ke 25

وفى الليلة الخامسة والعشرين يرفع الله تعالى عنه عذاب القبر

Pada malam yang ke 25, ALLAH akan menghilangkan siksa kubur dari orang yang tarawih

26. Malam ke 26.

وَفِى اللَّيْلَةِ السَّادِسَةِ وَاْلعِشْرِيْنَ يَرْفَعُ اللهُ لَهُ ثَوَابَهُ اَرْبَعِيْنَ عَامًا.

Pada malam yang ke 26, ALLAH meningkatkan baginya pahala selama empat puluh tahun.

27. Malam ke 27

*وَفِى اللَّيْلَةِ السَّابِعَةِ وَاْلعِشْرِيْنَ جَازَ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ عَلَى الصِّرَاطِ كَاْلبَرْقِ اْلخَاظِفِ.*

Pada malam yang ke 27, di hari qiyamat dia melewati jembatan (syirathal mustaqiim) dengan mudah lagi cepat laksana halilintar menyambar.

28. Malam ke 28

. وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّامِنَةِ وَاْلعِشْرِيْنَ يَرْفَعُ اللهُ لَهُ اَلْفَ دَرَجَةٍ فِى اْلجَنَّةِ.

Pada malam yang ke 28, ALLAH mengangkat seribu derajat baginya didalam surga.

29. Malam ke 29

. وَفِى اللَّيْلَةِ التَّاسِعَةِ وَاْلعِشْرِيْنَ أَعْطَاهُ اللهُ ثَوَابَ اَلْفِ حِجَّةٍ مَقْبُوْلَةٍ.

Pada malam yang ke 29, ALLAH memberikan kepadanya pahala seribu ibadah haji yang diterima.

30. Malam ke 30

. وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّلاَثِيْنَ يَقُوْلُ اللهُ " يَاعَبْدِى كُلْ مِنْ ثِمَارِ اْلجَنَّةِ وَاغْتَسِلْ مِنْ مَاءِ السَّلْسَبِيْلِ وَاشْرَبْ مِنَ اْلكَوْثَرِ مِنَ اْلكَوْثَرِ اَنَارَبُّكَ وَاَنْتَ عَبْدِى.

Pada malam yang ke 30, ALLAH berfirman :”makanlah buah-buahan surga, mandilah dengan air salsabil dan minumlah dari telaga kautsar, aku adalah Tuhanmu dan Engkau adalah hambaku”.

(📚 Durrotun Nashihin).

Wallahu a'lam

Semoga bermanfa'at

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim
  

Doa & Dzikir Yang Dianjurkan Dibaca Setelah Sholat Jumat

DOA & DZIKIR YANG DIANJURKAN DIBACA SETELAH SHOLAT JUMAT

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Di sunnahkan ketika sholat jum'at untuk membaca doa dan dzikir. amalan ini termakub dalam kitab Kitab i'anatutholibin, berikut amalannya:

1. Di anjurkan membaca Surat Al Fatihah , Al Ikhlas , Al Falaq dan An Naas masing-masing sebanyak 7 kali setelah selesai melaksanakan sholat jum’at dalam keadaan duduk tasyahud akhir.

✓Di dalam riwayat di sebutkan : Barang siapa membaca bacaan tersebut maka di ampuni dosanya yang dulu dan yang akan datang serta di beri pahala sebanyak orang yang beriman kepada Allah dan Rasulnya.

✓Di dalam riwayat yang lain di sebutkan : Barang siapa membaca bacaan di atas maka Allah menjaga agama, dunia,keluarga dan anak – anaknya.

✓Dan juga di riwayatkan oleh Sayyidah Aisyah, Bahwa Nabi Muhammad Shollahu Alaihi Wa Salam bersabda : Barang siapa membaca setelah sholat jum’at Surat Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas sebanyak 7 kali maka Allah menjaganya dari keburukan sampai jum’at yang akan datang.

$ads={1}

2. Di anjurkan membaca doa :

اللَّهُمَّ يَا غَنِيُّ يَا حَمِيْدُ يَا مُبْدِئُ يَا مُعِيْدُ يَا رَحِيْمُ يَا وَدُوْدُ أَغْنِنِيْ بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَبِطَاعَتِكَ عَنْ مَعْصِيَتِكَ وَبِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ.

(Doa tersebut di baca 7 kali)

Faedahnya : Barang siapa seseorang melanggengkan doa ini maka Allah akan mencukupinya dan di beri rezeki dari arah yang tidak di sangka – sangka.

3. Dari Ibnu Abbas, Nabi Muhammad Sholallahu Alaihi Wa Salam bersabda : Barang siapa setelah melaksanakan sholat jum’at berdzikir :

سُبْحَانَ اللّٰهِ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ

(Dibaca sebanyak 100 kali) maka Allah mengampuni 100.000 dosa yang dia lakukan dan Allah juga mengampuni 24.000 dosa kedua orang tuanya.

(إعانة الطالبين)

Sumber: Kitab i'anatutholibin

Demikian Artikel " Doa & Dzikir Yang Dianjurkan Dibaca Setelah Sholat Jumat "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Rukun Khutbah Jumat Yang Perlu Diketahui


RUKUN KHUTBAH JUMAT YANG PERLU DIKETAHUI

Pertanyaan: Assalamu’alaikum habib, saya mau bertanya. Seringkali di masjid tempat kami menyelenggarakan shalat Jum’at, sang khatib terkadang tidak berwasiat taqwa (ittaqulloh) di khutbah yang kedua. Terkadang juga tidak membaca sholawat Nabi di khutbah yang kedua. Apakah wasiat taqwa dan sholawat Nabi termasuk rukun khutbah kedua?

Jawaban:

Wa’alaikumsalam wr. wb. Memang sering terjadi seperti ini maka dari itu, perlu sekiranya yang menjadi khatib Jum’at adalah orang-orang yang benar-benar memahami hukum fiqih Islam.

Adapun rukun khutbah Jum’at itu ada lima, yaitu:

1. Membaca Hamdalah di khutbah pertama dan kedua.
2. Membacaa shalawat Nabi di khutbah pertama dan kedua.
3. Wasiat taqwa di khutbah pertama dan kedua.
4. Membaca ayat al-Qur’an di salah satu dari khutbah pertama atau yang kedua.
5. Membaca doa untuk orang-orang mukmin di khutbah yang kedua.

Dari pertanyaan Anda, maka dapat disimpulkan bahwa berwasiat taqwa termasuk dalam rukun khutbah Jum’at kedua, begitu juga dengan membaca shalawat Nabi juga termasuk dalam rukun khutbah Jum'at yg kedua. Semoga bisa dipahami.

(Kitab Fathul Qorib & Safinah)

Wallahu a'lam insyaallah bermanfaat.

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim
  

Tafsir Surah Ali Imran Ayat 133-143 Dan Ayat 133-136


TAFSIR SURAH ALI IMRAN AYAT 133-143 DAN AYAT 133-136

Menerangkan tentang sifat orang-orang yang bertakwa, segera bertobat, menyesali dosa dan bahwa balasan untuknya adalah diampuni dosa dan masuk surga

وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالأرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ (١٣٣) الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ (١٣٤) وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلا اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَى مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ (١٣٥)أُولَئِكَ جَزَاؤُهُمْ مَغْفِرَةٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَجَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَنِعْمَ أَجْرُ الْعَامِلِينَ (١٣٦

Terjemah Surat Ali Imran Ayat 133-136

133. Bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa,

134. (yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit[1], dan orang-orang yang menahan amarahnya[2] dan mema'afkan (kesalahan) orang lain[3]. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan[4].

$ads={1}

135. Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri[5], segera mengingat Allah[6], lalu memohon ampunan atas dosa-dosanya[7], dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa-dosanya selain Allah? Mereka pun tidak meneruskan perbuatan dosa itu, sedang mereka mengetahui.

136. Balasan bagi mereka ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah sebaik-baik pahala bagi orang-orang yang beramal.

Semoga Bermanfaat...

Wallahu a'lam Bishowab
  
Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim
   

Do'a Atau Amalan Bagi Wanita Hamil Dan Doa Agar Tidak Keguguran



DOA ATAU AMALAN BAGI WANITA HAMIL DAN DOA AGAR TIDAK KEGUGURAN

Assalamualaikum habib, ulun mohon habib berkenan memberi amalan / doa bagi wanita hamil dan agar kuat kandungan nya?

Sehubungan dengan banyaknya permintaan tentang doa ini maka insyaallah ini jawaban buat antum semua.

✓Dari Al Habib Al Qutub Abdulqodir bin Ahmad Assegaf, dibaca setiap habis sholat lima waktu

بسم الله الرّحمن الرّحيم

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّد، اللَّهُمَّ احْفَظْ وَلَدِيْ مَا دَامَ فِيْ بَطْنِي وَاشْفِهِ مَعَ أُمَةِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيِّكَ وَ رَسُوْلِكَ، أَنْتَ شَافٍ لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاءُكَ شِفَاءً عَاجِلاً لاَيُغَادِرُ سَقَمًا،اللَّهُمَّ صَوِّرْهُ فِيْ بَطْنِيْ صُوْرَةً حَسَنَةً،وَثَبِّتْ قَلْبَهُ إِيْمَانًا بِكَ وَبِرَسُوْلِكَ،اللَّهُمَّ أَخْرِجْهُ مِنْ بَطْنِيْ وَقْتَ وِلاَدَتِيْ سَهْلاً وَسَلِيْمًا فِيْ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَتَقَبَّلْ دُعَاءَنَا كَمَا تَقَبَّلْتَ دُعَاءَ نَبِيِّكَ وَ رَسُوْلِكَ سَيّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ،اللَّهُمَّ احْفَظِ اْلوَلَدَ الَّذِيْ أَخْرَجَكَ مِنْ عَالَمِ الظَّلاَمِ إِلَى عَالَمِ النُّوْرِ وَ اجْعَلْهُ صَحِيْحًا كَامِلاً عَاقِلاً لَطِيْفَا،اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ شَهِيْدًا وَ مُبَارَكًا وَعَالِمًا وَ حَافِظًا مِنْ كَلاَمِكَ اْلمَكْنُوْنِ وَكِتَابِكَ الْمَحْفُوْظِ،اللّهُمَّ طَوِّلْ عُمْرَهُ وَ صَحِّحْ جَسَدَهُ وَأَفْصِحْهُ لِقِرَاءَةِ اْلقُرْآنِ اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ صَبْرًا مِنَ اْلمَرَضِ وَ اْلأَسْقَامِ وَالْعَطَشِ بِبَرْكَةِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلهِ وَ سَلَّمَ وَ جَمِيْعِ اْلأَنْبِيَاءِ وَ اْلمُرْسَلِيْنَ وَ اْلمَلاَئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ، إِنَّ اللهَ وَ اْلمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيْ يَآ أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمَا،وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ اْلحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ.آمين

$ads={1}

✓Kemudian ada doa dari Al Habib Ahmad bin Hasan Al Athos didalam kitab Tadzkirun Nas agar tidak keguguran insyaallah, maka dianjurkan bagi wanita hamil untuk meletakkan tanganya diatas perutnya sambil membaca:

"YAA KHASIIB" 7 kali disetiap habis sholat 5 waktu:

يَا حَسِيْب x7 (بعد كل الفرض)

Demikian para Salafuna Sholeh mengajarkan sejak dini bahkan masih di dalam kandungan pun mereka sdh melazimkan bacaan, wirid, sholawat agar anak yg di kandung menjadi anak yang Sholeh/Sholehah insyaallah sesuai harapan orang tuanya.

Wallahu a'lam insyaallah bermanfaat...

Demikian Artikel " Do'a Atau Amalan Bagi Wanita Hamil Dan Doa Agar Tidak Keguguran "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Cara Shalat Orang Yang Memakai Selang Air Seni Dan Transfusi Darah


CARA SHALAT ORANG YANG MEMAKAI SELANG AIR SENI DAN TRANSFUSI DARAH

Bagaimanakah cara Shalat yang harus dilakukan oleh orang yang memakai selang seni dan transfusi darah?

Jawaban :
Shalat selamanya menjadi kewajiban atas manusia selama di jasadnya masih ada ruh dan akal. Hanya saja, Syariat memberikan keringanan, dimana manusia boleh melaksanakan Shalat sesuai kemampuannya. Sebagaimana sabda Nabi saw :

صل قائماً، فإن لم تستطع فقاعداً، فإن لم تستطع فعلى جنب

“Kerjakanlah shalat dengan berdiri, jika kamu tidak mampu maka dengan duduk, lalu jika kamu tidak mampu juga maka dengan tidur miring”. (Hr. Bukhori). Apabila seseorang tidak dapat melaksanakan Shalat bukan karena tidak mampu berdiri, tetapi ada penghalang terhadap keabsahan Shalatnya, misalnya karena tubuhnya bersambung dengan benda najis seperti pertanyaan di atas, maka orang tersebut sudah masuk katagori sedang menghadapi situasi Dharurat, yang membolehkan dia melakukan Shalat Lihurmatil Waqti, sebab apabila ia diwajibkan melepas selang setiap kali hendak melakukan Shalat, maka demikian itu adalah sebuah kesulitan baginya.

Shalat Lihurmatil Waqti adalah Shalat yang dilakukan seseorang sekedar penghormatan terhadap waktu Shalat saat itu akibat tidak terpenuhinya Syarat- syarat Sah di dalam menjalankannya, seperti Syarat harus suci dari hadats kecil atau besar, suci badan dan tempat Shalatnya dari najis dan lain-lain. Shalat yang dilakukan dalam kondisi semacam ini menurut Madzhab Syafi’i wajib diulangi meskipun sudah menggugurkan tuntutan kewajiban shalat baginya saat itu, dalam arti seandainya setelah shalat dia meninggal dunia, maka ia tidak dihukumi meninggalkan shalat.

Namun apabila orang tersebut sudah sembuh dan selang sudah dilepas maka dia wajib mengulang atau meng-qodlo’ Shalat yang telah dilakukan.

Wallahu a'lam insyaallah bermanfaat

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim